Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Pemkab Minut, PKB GMIM Aktor Pembangunan Iman

Ridel Palar • Sabtu, 31 Januari 2026 | 12:01 WIB
Photo
Photo

 

MANADOPOST. ID—Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara menegaskan bahwa pelayanan gereja, khususnya Pria/Kaum Bapa GMIM, memiliki peran strategis sebagai aktor pembangunan kualitas iman, karakter keluarga, serta ketahanan sosial masyarakat.

 

Penegasan tersebut disampaikan dalam Ibadah Awal Tahun dan Penjabaran Program Komisi Pelayanan Pria/Kaum Bapa (PKB) Sinode GMIM Tahun 2026 Rayon Minahasa Utara dan Kota Bitung, yang digelar di wilayah Likupang Selatan. Ibadah dipimpin Ketua BPM Wilayah Likupang III sekaligus Ketua BPMJ GMIM Karmel Paslaten, Pdt. Anita Pontonuwu, M.Th., bersama Pdt. Yodi Yokom, M.Th., selaku Pendeta Pelayan.

 

Sambutan Bupati Minahasa Utara Joune J.E. Ganda, S.E., M.A.P., M.M., M.Si., dibacakan oleh Sekretaris DPRD Minahasa Utara Dr. Drs. Jackson Ruaw, M.Si., mewakili Pemerintah Daerah. Hadir mendampingi, Kepala Dinas Perhubungan Boby Najoan, S.H., M.A.P., Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Ruben Lengkong, S.I.P., M.Si., serta Camat Likupang Selatan David Talumantak, S.Pd.

 

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Komisi PKB Sinode GMIM Ir. Maurits Mantiri, M.M., bersama jajaran Komisi Sinode, Ketua PKB Rayon Minahasa Utara Denny K. Lolong, S.Sos., Ketua PKB Rayon Bitung Masri Kere, S.E., serta pengurus PKB wilayah dan jemaat se-Rayon Minahasa Utara dan Kota Bitung. Hadir pula Komandan Pasukan Khusus Panji Yosua Sinode GMIM Ivan Pijoh, serta Ketua Wilayah Likupang III sekaligus Ketua PKB Jemaat GMIM Karmel Joubert R.J. Dondokambey, S.E.

 

Dalam sambutan tersebut ditegaskan bahwa Ibadah Awal Tahun merupakan momentum rohani penting untuk menyelaraskan iman, pelayanan, dan tanggung jawab sosial. Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara memandang Pria/Kaum Bapa GMIM bukan sekadar bagian dari struktur gereja, melainkan pilar moral, pemimpin keluarga, serta mitra strategis dalam pembangunan daerah.

 

Bupati juga menyoroti berbagai tantangan sosial yang semakin kompleks, mulai dari dinamika ekonomi, tantangan moral, hingga derasnya arus digital dan informasi. Karena itu, pelayanan Pria/Kaum Bapa GMIM diharapkan tidak bersifat seremonial semata, melainkan transformatif dan berdampak nyata dalam pembentukan karakter, penguatan iman, serta pemberdayaan sosial-ekonomi jemaat.

 

Penjabaran Program Pelayanan PKB Sinode GMIM Tahun 2026 dinilai sejalan dengan visi pembangunan daerah yang menempatkan manusia sebagai pusat pembangunan. Fokus pada penguatan spiritualitas, ketahanan keluarga, pemberdayaan ekonomi, serta pelestarian nilai-nilai lokal dan persatuan masyarakat dinilai sebagai langkah strategis dan relevan.

 

Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara menegaskan komitmennya untuk terus membuka ruang kolaborasi dengan gereja, termasuk Komisi Pelayanan Pria/Kaum Bapa GMIM, dalam membangun masyarakat yang beriman, berkarakter, dan berdaya saing.

 

Mengakhiri sambutan, Bupati Minahasa Utara mengajak seluruh Pria/Kaum Bapa GMIM di Rayon Minahasa Utara dan Kota Bitung untuk menjadi teladan iman, penggerak perubahan positif, serta penjaga persatuan dan toleransi di tengah masyarakat.(Del). 

 

Editor : Ridel Palar