Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Mahasiswa Australia Jelajahi Pesona Minahasa Utara, Edutourism Jadi Pintu Promosi Global

Jendry Dahar • Rabu, 4 Februari 2026 | 21:48 WIB

 

Photo
Photo

MANADOPOST.ID—Kabupaten Minahasa Utara terus mencuri perhatian dunia internasional. Kali ini, delapan mahasiswa asal University of Melbourne, Australia, yang mengikuti program Edutourism, menghabiskan satu hari penuh menjelajahi sejumlah destinasi wisata unggulan di Bumi Tumatenden, Rabu (4/2/2026).

 

Rombongan mahasiswa disambut Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa Utara, Ir. Novly Wowiling, M.Si. bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara, di antaranya Asisten Pemerintahan dan Kesra Umbase Mayuntu, Kepala Bagian Pemerintahan Setda Minut Seferson Sumampouw, serta Camat Talawaan Alexander Warbung beserta staf.

 

Dalam rangkaian kunjungan, para mahasiswa diajak menikmati tiga destinasi utama yang merepresentasikan kekayaan lanskap Minahasa Utara. Dua destinasi bahari, yakni Pantai Paal di Likupang Timur dan Pantai Paradise, serta satu destinasi darat berupa Air Terjun Tunan yang terletak di Desa Talawaan.

 

Keindahan pantai berpasir putih, birunya laut Likupang, hingga suasana sejuk dan alami kawasan pegunungan Talawaan, menjadi pengalaman yang tak terlupakan bagi para peserta Edutourism tersebut.

 

Sekda Minahasa Utara Ir. Novly Wowiling menyampaikan, kunjungan mahasiswa Australia ini memiliki nilai strategis bagi promosi pariwisata daerah ke kancah internasional.

 

“Dengan sangat gembira kami menyambut dan mengucapkan selamat datang di Kabupaten Minahasa Utara. Dalam satu hari ini, rombongan mengunjungi tiga destinasi wisata, satu di darat yaitu Air Terjun Tunan Talawaan, dan dua di laut yakni Pantai Paal dan Pantai Paradise,” ujar Wowiling.

 

Ia menegaskan, kehadiran mahasiswa asing ini menjadi peluang besar untuk memperkenalkan Minahasa Utara secara langsung kepada dunia.

 

“Ketika mereka kembali ke negaranya, mereka akan menjadi duta yang menceritakan keindahan alam, keramahan masyarakat, serta potensi pariwisata Minahasa Utara. Ini promosi yang sangat efektif,” tambahnya.

 

Pemerintah daerah berharap, pengalaman positif tersebut dapat berdampak langsung pada meningkatnya kunjungan wisatawan mancanegara ke Minahasa Utara dalam beberapa tahun ke depan.

 

Kesan mendalam juga disampaikan langsung oleh para mahasiswa. Mereka mengaku terpukau dengan keindahan alam Minahasa Utara yang masih terjaga, serta keramahan masyarakat setempat yang membuat mereka merasa nyaman selama berada di daerah ini.

 

Alexandra, ketua tim mahasiswa yang fasih berbahasa Indonesia dan turut berperan sebagai penerjemah dalam pertemuan dengan jajaran Pemkab Minut, menyampaikan kekagumannya.

 

“Alam di Minahasa Utara sangat luar biasa. Keindahannya tidak kalah dengan destinasi wisata di negara lain. Yang paling berkesan adalah sambutan masyarakatnya yang hangat dan bersahabat,” ungkapnya.

 

Rombongan mahasiswa tersebut turut didampingi Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Klabat, Dr. Elvis R. Sumanti, MFM. Ia menjelaskan, kegiatan ini merupakan bagian dari kerja sama antara Manly Manado Society Inc. Sydney dengan pemerintah daerah di Sulawesi Utara.

 

“Program Edutourism ini bertujuan memperkenalkan potensi pariwisata Sulawesi Utara kepada mahasiswa Australia, khususnya destinasi yang ada di Minahasa Utara, agar dapat dipromosikan lebih luas ke depan,” jelas Sumanti.

 

Sementara itu, Kepala Bagian Pemerintahan Setda Minut, Seferson Sumampouw, mengungkapkan program ini tidak berhenti pada satu kunjungan saja. Dalam waktu dekat, akan ada beberapa kelompok mahasiswa Australia lainnya yang dijadwalkan datang.

 

“Akan ada grup kedua pada akhir Februari atau Maret, dan jika berjalan baik, akan disusul grup berikutnya pada bulan Juli. Kami berharap kerja sama ini berkelanjutan dan memberi manfaat nyata bagi pengembangan pariwisata Minahasa Utara,” ujarnya.

 

Diketahui, rombongan mahasiswa Australia tersebut berada di Sulawesi Utara selama 10 hari, dengan satu hari penuh secara khusus dialokasikan untuk mengeksplorasi destinasi wisata di Kabupaten Minahasa Utara.

 

Kunjungan ini diharapkan menjadi jembatan penguatan hubungan antara Australia dan Sulawesi Utara, tidak hanya di sektor pariwisata, tetapi juga dalam bidang pendidikan dan budaya, sekaligus memperkuat posisi Minahasa Utara sebagai salah satu destinasi unggulan pariwisata internasional di Indonesia Timur. (jen)

Editor : Angel Rumeen