Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Pemkab Minut Pastikan Stok LPG 3 Kg Aman Jelang Lebaran

Ridel Palar • Selasa, 3 Maret 2026 | 16:59 WIB

Joice Katuuk
Joice Katuuk

 

MANADOPOST.ID—Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara (Minut) memastikan ketersediaan LPG bersubsidi 3 kilogram tetap aman dan terkendali menjelang Hari Raya Idulfitri dan Paskah 2026.

 

Hal ini disampaikan Kepala Bagian Perekonomian Setdakab Minut, Joice Katuuk, saat ditemui Manado Post di ruang kerjanya, Selasa (3/3).

 

Menurutnya, hingga saat ini belum ada gejolak atau keluhan signifikan terkait distribusi LPG 3 Kg di wilayah Minahasa Utara.

 

“Puji Tuhan sampai saat ini belum ada riak-riak seperti di daerah lain. Kita diberikan kuota setiap tahun dan tahun lalu juga kuota terpenuhi dengan baik. Tidak ada gejolak berarti,” ujar Katuuk.

 

Ia menjelaskan, tugas utama Bagian Perekonomian lebih pada pengawasan dan koordinasi. Jika terdapat keluhan dari masyarakat, pihaknya segera berkoordinasi dengan agen, pangkalan, serta PT Pertamina dan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

 

“Kami terus melakukan pemantauan, termasuk memonitor jika ada keluhan di media sosial. Kalau ada informasi pangkalan bermasalah, langsung kami tindak lanjuti dengan turun ke lapangan,” jelasnya.

 

Katuuk mengakui, berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, lonjakan kebutuhan LPG biasanya terjadi pada momen Natal dan Tahun Baru, khususnya di wilayah Airmadidi yang memiliki aktivitas pasar dan banyak penjual kue musiman.

 

“Biasanya November sampai Desember ada peningkatan kebutuhan karena banyak penjual kue dadakan. Untuk mengantisipasi itu, kami lakukan operasi pasar dan kunjungan langsung ke pangkalan,” katanya.

 

Meski demikian, ia menegaskan gangguan distribusi yang sempat terjadi hanya bersifat teknis dan tidak berdampak signifikan terhadap ketersediaan di lapangan.

 

“Kalau pun ada kendala distribusi dari agen, itu masih bisa diatasi dan tidak sampai mengganggu secara luas. Secara umum Minahasa Utara aman,” tegasnya.

 

Ia juga menambahkan, komposisi masyarakat Minahasa Utara yang mayoritas Nasrani membuat lonjakan kebutuhan LPG saat Lebaran tidak terlalu signifikan dibanding daerah lain yang mayoritas Muslim.

 

Namun demikian, pemerintah tetap melakukan langkah antisipasi melalui operasi pasar terpadu bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Dinas Perdagangan.

 

Saat ini, penyaluran LPG bersubsidi 3 Kg di Kabupaten Minahasa Utara dilayani oleh 8 agen dan 538 pangkalan yang tersebar di seluruh kecamatan dan desa.

 

Delapan agen LPG bersubsidi tersebut yakni:

 

PT Tonsea Jaya Gas – Desa Kolongan, Kecamatan Kalawat (104 pangkalan)

 

PT Anita Kumayas Jaya – Kelurahan Airmadidi Atas, Kecamatan Airmadidi (80 pangkalan)

 

PT Anugrah Lestari Faar – Desa Kaasar, Kecamatan Kauditan (146 pangkalan)

 

PT Elpiji Kawan Sejahtera – Desa Kawiley, Kecamatan Kauditan (40 pangkalan)

 

PT Mawali Mada Maesaan – Desa Matungkas, Kecamatan Dimembe (44 pangkalan)

 

PT Bintang Polaris Abadi – Kelurahan Rap-Rap, Kecamatan Airmadidi (67 pangkalan)

 

PT Samudera Energy Mandiri – Desa Watudambo, Kecamatan Kauditan (22 pangkalan)

 

PT Talia Gasindo Sejahtera – Desa Wori, Kecamatan Wori (35 pangkalan)

 

Dengan dukungan delapan agen dan ratusan pangkalan tersebut, Pemkab Minut optimistis distribusi LPG 3 Kg tetap stabil dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Intinya untuk Lebaran dan Paskah, ketersediaan LPG masih aman dan terkendali,” pungkas Katuuk.(Del) 

 

Editor : Ridel Palar