MANADOPOST.ID—Bupati Minahasa Utara (Minut), Dr. Joune Ganda menegaskan komitmen jajarannya dalam mendukung ketahanan pangan nasional melalui program Indonesia Asri yang digagas Presiden RI Prabowo Subianto.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan restocking atau penebaran benih ikan di perairan umum, yang dilaksanakan di Sungai Talawaan, Rabu (8/4/2026). Ratusan ribu bibit ikan jenis nila dan tawes dilepas.
Langkah ini menjadi bagian dari arah kebijakan Pemkab Minut dalam memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus menopang program nasional, khususnya di sektor perikanan air tawar yang dinilai memiliki potensi besar bagi masyarakat.
Kepala Dinas Perikanan Minut, Jack Y. R. Paruntu, menjelaskan, kegiatan ini bukan sekadar menjaga ketersediaan stok ikan, tetapi juga menjadi bagian dari strategi berkelanjutan dalam mendukung ketahanan pangan lokal.
“Selain menjaga stok ikan air tawar, kegiatan ini juga merupakan lanjutan dari dukungan Pemkab Minut terhadap program pemerintah pusat. Di sisi lain, ini juga menjadi upaya menjaga kelestarian lingkungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya di sela kegiatan.
Ia menambahkan, kegiatan yang dilaksanakan berkolaborasi dengan Balai Perikanan Budidaya Air Tawar Tatelu, pemerintah kecamatan, serta pemerintah desa tersebut, menjadi bagian dari penguatan ekosistem perairan yang berkelanjutan.
Menurut Paruntu, sektor perikanan memiliki peran penting dalam menopang kebutuhan pangan masyarakat. Karena itu, upaya restocking seperti ini diharapkan mampu menjaga produktivitas sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi warga.
“Ini juga bagian dari menjaga ketahanan pangan. Harapannya, masyarakat bisa merasakan langsung manfaatnya, baik dari sisi ketersediaan pangan maupun peningkatan pendapatan,” tambahnya.
Camat Talawaan, Alexander C. Warbung, menyambut positif program tersebut. Ia menilai, langkah Pemkab Minut ini sangat strategis karena mampu mengintegrasikan aspek ekonomi dan lingkungan.
“Program seperti ini sangat membantu masyarakat. Selain menjaga kelestarian lingkungan, juga berpotensi meningkatkan pendapatan warga, apalagi Talawaan memiliki beberapa desa yang potensial untuk pengembangan perikanan budidaya,” ungkapnya didampingi Hukum Tua Talawaan, Recky Sumampouw, yang turut terlibat langsung dalam kegiatan tersebut. (jen)
Editor : Angel Rumeen