Minut Kejar 2.000 Rumah Subsidi, Bupati: Realistis dan Sesuai Kebutuhan Masyarakat

Ridel Palar • Dipublikasikan Minggu, 12 April 2026 | 13:28 WIB
Bupati Joune Ganda saat diwawancarai awak media
Bupati Joune Ganda saat diwawancarai awak media

 

 

MANADOPOST.ID — Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara (Minut) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program nasional penyediaan hunian layak bagi masyarakat. Tahun 2026, Pemkab Minut menargetkan pembangunan sekitar 2.000 unit rumah subsidi sebagai bagian dari program 3 juta rumah yang dicanangkan pemerintah pusat.

 

Bupati Minahasa Utara, Joune Ganda, menyampaikan bahwa target tersebut bukan tanpa dasar. Ia menilai angka tersebut masih sangat realistis, mengingat capaian tahun sebelumnya bahkan melampaui target yang ditetapkan.

 

“Tahun lalu kami mengajukan 1.500 unit, namun realisasinya mencapai 1.800 unit. Karena itu, untuk tahun 2026 kami menargetkan 2.000 unit, dan kami optimistis bisa mencapainya,” ujar Joune Ganda pekan lalu di Kompleks DPRD Minahasa Utara. 

 

Menurutnya, Minahasa Utara menjadi salah satu daerah yang konsisten mendapatkan alokasi signifikan dalam program rumah subsidi. Hal ini tidak lepas dari kesiapan daerah dalam mendukung pelaksanaan program tersebut, baik dari sisi lahan maupun koordinasi lintas sektor.

 

Meski demikian, Joune mengakui bahwa pembangunan rumah subsidi memiliki sejumlah tantangan, terutama terkait ketersediaan lahan. Sebagai program bersubsidi, harga rumah telah ditentukan, sehingga berdampak pada pemilihan lokasi pembangunan.

 

“Karena ini rumah subsidi, harga tanah tidak boleh mahal. Itu berarti lokasi pembangunan biasanya berada di pinggiran atau di luar kawasan strategis,” jelasnya.

 

Selain itu, pemerintah daerah juga harus memastikan pembangunan tetap sesuai dengan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW). Jika lokasi yang direncanakan belum sesuai peruntukan, maka perlu dilakukan penyesuaian atau revisi.

 

“Kita harus pastikan tidak melanggar RTRW. Kalau memang lahan tersebut sudah tidak produktif untuk pertanian dan lebih cocok untuk permukiman, maka bisa dipertimbangkan untuk direvisi,” tambahnya.

 

Ia menegaskan, program rumah subsidi ini menjadi salah satu solusi dalam memenuhi kebutuhan hunian masyarakat, khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

 

Dengan target 2.000 unit di tahun 2026, Pemkab Minahasa Utara optimistis dapat terus berkontribusi dalam menyukseskan program nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan rumah layak huni.(Del) 

 

Editor : Ridel Palar
Rumah Subsidi Pemkab Minut JG