MANADOPOST.ID—Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara terus memperkuat sektor kesehatan masyarakat melalui berbagai program strategis. Setelah sukses menjalankan program Universal Health Coverage (UHC) BPJS Kesehatan gratis bagi masyarakat, Pemkab Minut kini mengintensifkan Program Desa Siaga Bebas Tuberkulosis (TB) sebagai langkah pencegahan dan penanggulangan penyakit menular tersebut.
Upaya tersebut ditandai dengan pelaksanaan sosialisasi Program Desa Siaga TB yang digelar Puskesmas Kolongan di Desa Kolongan Tetempangan, Kecamatan Kalawat, Senin (22/6/2026).
Kegiatan yang dipimpin Kepala Puskesmas Kolongan, dr. Cecilia Paat, M.Kes, itu bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai penyakit tuberkulosis sekaligus menghilangkan stigma negatif terhadap para penderita TB.
Menurut dr. Cecilia Paat, salah satu tantangan utama dalam penanganan TB adalah masih adanya anggapan di masyarakat bahwa penyakit tersebut sulit disembuhkan. Padahal, dengan pengobatan yang tepat dan disiplin menjalani terapi, TB dapat disembuhkan secara tuntas.
“Melalui program ini, kami ingin membangun kesadaran masyarakat tentang pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat serta menghapus stigma terhadap penderita TB. Penyakit ini dapat disembuhkan apabila pasien menjalani pengobatan secara teratur sesuai anjuran tenaga kesehatan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, petugas kesehatan bersama kader kesehatan desa akan melakukan pendampingan terhadap pasien TB, termasuk pengawasan konsumsi obat secara rutin hingga pasien dinyatakan sembuh.
Selain itu, masyarakat juga diajak berperan aktif dengan segera melaporkan kepada petugas kesehatan apabila menemukan warga yang menunjukkan gejala atau diduga terpapar TB.
“Melalui Desa Siaga TB, petugas kesehatan dan kader desa akan lebih sigap dalam mendeteksi serta menangani kasus yang ditemukan di masyarakat. Pendampingan dan edukasi akan terus dilakukan agar angka kasus TB dapat ditekan,” jelasnya.
Sementara itu, Camat Kalawat Agustinus Dondokambey, SSTP, MAP, menyampaikan apresiasi atas langkah yang dilakukan Dinas Kesehatan Minahasa Utara melalui Puskesmas Kolongan dalam memperkuat pelayanan kesehatan di tingkat desa.
Menurutnya, program tersebut merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara di bawah kepemimpinan Bupati Joune Ganda dan Wakil Bupati Kevin William Lotulung dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.
“Program ini sangat baik karena melibatkan seluruh elemen masyarakat dalam upaya pencegahan dan penanggulangan TB. Kami mengajak pemerintah desa, kader kesehatan, dan masyarakat untuk bersama-sama mendukung keberhasilan program ini,” kata Dondokambey.
Sosialisasi Program Desa Siaga TB diikuti sekitar 50 peserta yang terdiri dari pemerintah desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), kader kesehatan, pendamping desa, serta masyarakat setempat.
Melalui program ini, Pemkab Minut berharap upaya pencegahan, deteksi dini, dan pengobatan TB dapat berjalan lebih optimal sehingga target mewujudkan desa bebas tuberkulosis dapat tercapai.(Del)
Editor : Ridel Palar