MANADOPOST.ID—Bupati Minahasa Utara, Joune James Esau Ganda, kembali mencatatkan prestasi di dunia akademik. Di sela menjalankan tugas sebagai kepala daerah, ia berhasil menyelesaikan pendidikan Program Doktor Ilmu Pemerintahan di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Tahun Akademik 2025/2026 dengan predikat cumlaude.
Berdasarkan hasil rekapitulasi resmi wisudawan IPDN, Joune Ganda menempati peringkat ketiga lulusan terbaik dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,912. Capaian tersebut mengantarkannya meraih predikat Dengan Pujian sekaligus menjadi salah satu lulusan berprestasi pada wisuda tahun ini.
Tak hanya mencatat nilai akademik yang tinggi, Joune juga menyelesaikan studi doktornya dalam waktu 2 tahun 7 bulan atau 31 bulan. Durasi tersebut menjadi yang tercepat di antara sepuluh besar lulusan terbaik Program Doktor Ilmu Pemerintahan IPDN periode 2025/2026.
Keberhasilan akademiknya juga ditandai dengan publikasi disertasi pada jurnal internasional bereputasi yang terindeks Scopus Q3. Penelitian yang mengangkat tata kelola dan kebijakan pariwisata terpadu di Sulawesi Utara itu dinilai memenuhi standar ilmiah internasional serta memiliki relevansi terhadap pengembangan kebijakan publik.
Pada periode wisuda kali ini, tiga lulusan terbaik Program Doktor Ilmu Pemerintahan IPDN ditempati oleh Dr. Iin Mutmainnah dari Pemerintah Kota Jakarta Barat dengan IPK 3,951, Dr. Yunita Nur Fadilla dari Pemerintah Kabupaten Bandung Barat dengan IPK 3,928, serta Dr. Joune James Esau Ganda dari Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara dengan IPK 3,912.
Usai mengikuti prosesi wisuda di Kampus IPDN Jatinangor, Joune mengatakan pendidikan doktoral memberikan bekal penting dalam memperkuat kualitas pengambilan keputusan di pemerintahan. Menurutnya, kebijakan publik akan lebih tepat sasaran apabila disusun berdasarkan hasil penelitian dan kajian ilmiah.
“Ilmu yang diperoleh selama menempuh pendidikan menjadi bekal untuk merumuskan kebijakan yang lebih tepat, adaptif, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Joune.
Ia menambahkan, pengembangan kapasitas akademik merupakan bagian dari upaya memperkuat tata kelola pemerintahan yang berbasis data, analisis, dan riset sehingga setiap program pembangunan dapat dijalankan secara lebih efektif.
Keberhasilan meraih gelar doktor ini melengkapi perjalanan Joune Ganda sebagai kepala daerah yang terus mengembangkan kompetensi akademik di tengah tanggung jawab memimpin pemerintahan Kabupaten Minahasa Utara. Prestasi tersebut sekaligus menunjukkan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia dapat berjalan beriringan dengan pelaksanaan tugas pelayanan kepada masyarakat.(Del)
Editor : Ridel Palar