Jembatan Garuda di Rap-rap Diresmikan, Pemkab Minut Dorong Percepatan Infrastruktur Desa

Ridel Palar • Dipublikasikan Kamis, 13 Agustus 2026 | 19:03 WIB
Sekretaris Daerah Minut Novly Wowiling didampingi Dandim 1310/Bitung Letkol Inf I Dewa Made Darmawan Juniarta dan Wakil Ketua DPRD Minut Cynthia Imelda Erkles saat gunting pita bersama peresmian Jembatan Perintis Garuda Kelurahan Rap-rap, Kecamatan Airmadidi.
Sekretaris Daerah Minut Novly Wowiling didampingi Dandim 1310/Bitung Letkol Inf I Dewa Made Darmawan Juniarta dan Wakil Ketua DPRD Minut Cynthia Imelda Erkles saat gunting pita bersama peresmian Jembatan Perintis Garuda Kelurahan Rap-rap, Kecamatan Airmadidi.

 

 

MANADOPOST.ID – Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara (Minut) menegaskan komitmennya mempercepat pembangunan infrastruktur yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

 

Hal tersebut disampaikan saat Pemkab Minut mengikuti peresmian Jembatan Perintis Garuda secara virtual bersama Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, Kamis (13/8/2026).

 

Peresmian dipusatkan di Jembatan Gantung Kelurahan Rap-rap, Kecamatan Airmadidi. Sekretaris Daerah (Sekda) Minut Novly Wowiling hadir mewakili Bupati Joune Ganda dan Wakil Bupati Kevin William Lotulung.

 

Novly hadir bersama jajaran Forkopimda Minut, di antaranya Wakil Ketua DPRD Minut Cynthia Imelda Erkles, Kaban Kesbangpol Sammy Rompis, Camat Airmadidi Olvien Pandean serta Lurah Rap-rap Nitha Pandean.

 

Jembatan Garuda yang memiliki panjang 45 meter dan lebar 1,5 meter tersebut dibangun oleh Kodim 1310/Bitung di bawah komando Letkol Inf I Dewa Made Darmawan Juniarta.

 

Dalam arahannya melalui konferensi video, Presiden Prabowo Subianto memberikan apresiasi kepada jajaran TNI dan Polri yang terus memberikan pengabdian kepada masyarakat.

 

“Ini menandakan TNI adalah tentaranya rakyat, Polri adalah polisinya rakyat. Bangsa Indonesia adalah bangsa yang bersatu dan bergotong royong,” ujar Prabowo.

 

Menanggapi hal tersebut, Sekda Novly Wowiling menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat dan TNI atas pembangunan infrastruktur yang dinilai memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

 

Menurut Novly, pembangunan jembatan maupun penyediaan fasilitas air bersih merupakan kebutuhan mendasar yang sangat berkaitan dengan aktivitas masyarakat, termasuk para petani.

 

“Ini program yang sangat luar biasa. Kami di daerah terinspirasi untuk langsung bergerak cepat. Tadi di meja pimpinan, kami berdiskusi dan langsung menghubungi para camat untuk mengecek progres usulan infrastruktur berikutnya,” kata Novly.

 

Ia menegaskan Pemkab Minut akan mempercepat respons terhadap berbagai kebutuhan infrastruktur yang disampaikan masyarakat.

 

Novly juga meminta jajaran pemerintah kecamatan proaktif menyampaikan serta menindaklanjuti usulan pembangunan, termasuk jembatan dan fasilitas sumber air bersih.

 

Sementara itu, Dandim 1310/Bitung Letkol Inf I Dewa Made Darmawan Juniarta mengungkapkan, hingga saat ini telah rampung delapan titik pembangunan jembatan di wilayah Minahasa Utara.

 

Delapan jembatan tersebut terdiri dari empat jembatan gantung, dua jembatan ampu dan dua jembatan beton. Selain itu, terdapat satu jembatan beton yang telah dibangun di wilayah Kota Bitung.

 

“Ke depan, target kita sekitar 15 titik infrastruktur diselesaikan. Jembatan yang sudah diresmikan ini sepenuhnya menjadi milik desa untuk dimanfaatkan dan menunjang mobilitas masyarakat serta petani setempat,” ungkap Dandim.

 

Dukungan terhadap pembangunan tersebut juga disampaikan Wakil Ketua DPRD Minut Cynthia Imelda Erkles. Ia mengajak masyarakat untuk ikut menjaga dan merawat fasilitas yang telah dibangun agar dapat digunakan dalam jangka panjang.

 

“Kami sangat bersyukur dan mendukung penuh sinergi ini. DPRD berkomitmen untuk selalu mengawal dan memprioritaskan setiap program pembangunan yang berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat Minahasa Utara,” pungkas Cynthia. (Del)

 

Editor : Ridel Palar
Jembatan Garuda Infrastruktur di Minut Pemkab Minut