Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Takut Rapid Test, Ratusan Pedagang 'Kabur'

Clavel Lukas • Jumat, 19 Juni 2020 | 16:59 WIB
Petugas Dinkes Minahasa melakukan pemeriksaan kepada pedagang di Pasar Langowan, Kamis (18/6) kemarin.
Petugas Dinkes Minahasa melakukan pemeriksaan kepada pedagang di Pasar Langowan, Kamis (18/6) kemarin.
MANADOPOST.ID—Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Minahasa, melalui Dinas Kesehatan kembali melakukan pemeriksaan Rapid Test kepada pedagang yang ada di Pasar Langowan, Rabu (18/6) pagi. Dari 439 jumlah pedagang di Pasar Langowan, hanya 50 yang melakukan Rapid Test. Lainnya ‘kabur’ dengan alasan takut. "Kita sudah berikan edukasi kepada para pedagang, agar mereka melakukan rapid test. Tapi ada yang beralasan karena takut," kata Kepala Pasar (Kapas) Langowan Yani Tulangow. Meski begitu, Tulangow menegaskan kepada semua pedagang di Pasar Langowan wajib melakukan Rapid Test. "Jika ada yang tidak melakukan rapid test, tidak diperbolehkan berjualan atau lapaknya belum bisa dibuka," tegas Tulangow. Ia melanjutkan, tujuan Rapid Test ini untuk mengantisipasi dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19. "Ini juga demi kita semua, khususnya para pedagang dan pengunjung yang ada di Pasar Langowan," sebut Tulangow. Tim Analis Puskesmas Kakas Christian Naftali, yang bertugas melakukan pemeriksaan di Pasar Langowan, mengatakan, dari 439 pedagang hanya sebagain melakukan test. "Dari sebagian yang di rapid test, ada dua orang hasilnya reaktif," ungkap Naftali. Untuk pemeriksaan Rapid Test di Pasar Langowan akan dilanjutkan Sabtu pekan ini. "Dimulai pukul 10.00 sampai 15.00 Wita," tuturnya. Terpisah, Camat Langowan Timur Jeffry Masiow mengatakan, pihaknya sudah melakukan sosialisasi jauh hari sebelumnya agar ikut Rapid Test. "Sudah disosialisasikan jauh hari kepada pedagang, jadi tidak ada alasan untuk tidak rapid test. Karena kalau tidak di rapid test, mereka tidak bisa berjualan di Pasar Langowan," tutupnya.(cw-01/gnr) Editor : Clavel Lukas
#Pedagang Kabur #Rapid Tes