Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Asa Anak Muda Pimpin Minahasa, Juhaidy Didorong Nelayan dan Petani Jadi Kandidat Masa Depan

Kenjiro Tanos • Sabtu, 10 Agustus 2024 | 01:12 WIB
Juhaidy Rizaldy Roringkon
Juhaidy Rizaldy Roringkon

MANADOPOST.ID - Perebutan kursi Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Minahasa mulai memanas di Pilkada 2024.

Dari petahana hingga wajah baru yang akan bertarung.

Berbagai kalangan yakin akan menang, dari mulai kalangan politikus senior hingga asa anak muda untuk pimpin Kabupaten Minahasa.

Menariknya, salah satu asa anak muda untuk memimpin Kabupaten Minahasa adalah Juhaidy Rizaldy Roringkon.

Putra daerah yang tumbuh besar di Minahasa ini diyakini kalangan petani dan nelayan mampu menjadi pemimpin.

Minimal wakil bupati minahasa dimasa depan.

Hal ini diungkapkan Koordinator Aliansi Nelayan & Petani Bangun Minahasa Adi.

Dia menyampaikan bahwa Minahasa ke depan harus dipimpin oleh anak muda seperti kepemimpinan nasional adanya Gibran Rakabuming Raka.

"Salah kandidat yang diharapkan adalah Juhaidy, anak muda berprestasi, agamanya baik, jejaring sosialnya bagus, sehingga diharapkan mampi menjadi mendamping bagi bupati 2029 lah paling tidak, jika 2024 terlalu cepat," ungkap Adi.

Adi menyakini Juhaidy mampu membawa aspirasi semua kalangan.

Apalagi Juhaidy adalah seorang praktisi hukum dibidang hukum tata negara, sehingga memahami seluk beluk pemerintahan daerah.

Diketahui, memiliki nama lengkap Juhaidy Rizaldy Roringkon merupakan salah satu lulusan terbaik Strata Satu Fakultas Hukum Universitas Sam Ratulangi, dan Strata Dua Fakultas Hukum Universitas Indonesia.

Selain itu, Juhaidy juga merupakan mantan Ketua Remaja Masjid An-Nur Tanawangko, dan kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), serta aktif juga di Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI).

Tak hanya itu ia mendirikan lembaga riset hukum yaitu: Indonesia Law & Democracy Studies (ILDES).

Di sisi lain, Juhaidy juga menyampaikan tidak terburu-buru untuk menentukan sikap, karena masih banyak yang lebih layak daripada dia.

"Ini aspirasi saya terima, tapi saya belum menentukan sikap, masih perlu belajar lebih banyak lagi. Kalau hanya sekedar niat pasti ada didalam hati, tapi kita harus memantaskan diri kita untuk menjadi seorang pemimpin yang baik," tutup Juhaidy. (*)

Editor : Kenjiro Tanos
#Juhaidy Rizaldy #Pilkada #Minahasa