Dalam perayaan kali ini berbeda dari sebelumnya, Keluarga Bupati Minahasa, begitu menghayati minggu-minggu sengsara Yesus Kristus. Hanya beribadah, dan makan bersama secara sederhana tanpa adanya tambahan dekorasi pernak pernik yang mewah atau menandakan suatu perayaan. Bahkan sepanjang kegiatan jamuan kasih, hanya lagu rohani atau lagu pujian kepada Tuhan yang terdengar.
Bupati Robby Dondokambey dan Ketua TP PKK Minahasa Martina Dondokambey Lengkong mengakui, bahwa sebagai orang kristen, masa-masa sengsara Yesus Kristus haru betul-betul dimaknai.
"Sebagai orang Kristiani, Minggu sengsara ini harus betul-betul dimaknai. Kita sebagai jemaat diharapkan dapat menghayati penderitaan Tuhan Yesus Kristus. Kisah sengsara Yesus Kristus mengajarkan pentingnya pengampunan dosa dan memperlihatkan bagaimana Allah memberikan pengampunan," kata Bupati dan Ketua TP PKK yang juga merupakan Pelsus di Jemaat GMIM Petra Sawangan.
Keduanya menyampaikan terima kasih atas semua ucapan yang diberikan, baik dari keluarga tercinta, Wakil Bupati Vanda Sarundajang dan Keluarga, Jajaran Pemkab Minahasa, Kerabat serta seluruh masyarakat Minahasa. "Terima kasih atas ucapan, doa dan harapan yang diberikan kepada kami," ucap Bupati dan Ketua TP PKK Minahasa.
Ditempat yang sama, Wakil Bupati Vanda Sarundajang mengapresiasi Bupati dan Ketua TP PKK Minahasa.
"Ibu Martina, diibaratkan Queen of The House. Ratu dalam Rumah Tangga Keluarga Dondokambey Lengkong. Selalu menjadi sosok terpenting dalam keluarga," ucapnya.
Lanjut Wabup Vanda, dirinya mengucapkan selamat atas ketambahan usia yang diberikan Tuhan. Serta menyampaikan terima kasih atas kebaikan yang diterima selama ini. "Terima kasih karena sudah diizinkan sebagai bagian dari keluarga besar Dondokambey Lengkong," kunci Wabup Vanda.(ler)
Editor : Lerby Fabio Tamuntuan