Di kesempatan itu, Menhan Sjafrie Sjamsoeddin mengatakan bahwa SMA Unggulan Garuda Nusantara bakal menyiapkan kuota siswa siswi untuk putra putri daerah sebesar 50 persen. "Kuota untuk putra-putri daerah sebesar 50 persen disiapkan," beber Menhan.
Lanjut dia, sekolah SMA Garuda Nusantara ini dibawah supervisi Kementerian Pertahanan RI.
"Jadi, SMA Garuda ini sama dengan yang di Cimahi, Malang dan Magelang. Tapi sekolah ini letak geografisnya lebih baik dari sekolah-sekolah tersebut," kata Menhan.
Menhan Sjafrie juga meminta dukungan dan doa dari masyarakat Sulawesi Utara khususnya Minahasa, agar pembangunan SMA Unggulan Garuda Nusantara selesai tahun ini. "Mari kita doakan agar SMA ini segera dibangun dan bisa selesai tahun ini," tukasnya.
Terkait penerimaan siswa baru di SMA Garuda Nusantara, putra-putri daerah mendapat kuota 50 persen. Untuk itu, menurut Bupati Robby Dondokambey, ini merupakan kesempatan dan peluang bagi putra-putri di Kabupaten Minahasa agar bisa bersaing semakin lebih unggul nantinya.
"SMA Garuda ini secara khusus dibuka untuk siswa super pintar yang disiapkan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi bereputasi kelas dunia. Seperti apa yang dikatakan Pak Menhan, kuota untuk putra-putri daerah khususnya Minahasa mendapat jatah 50 persen. Ini merupakan berkat dan kesempatan untuk berkarir dan menggapai cita-cita," sebut Bupati yang diketahui gemar menimba ilmu.
Bupati Robby Dondokambey, menyebut bahwa pembangunan SMA Garuda Nusantara di Langowan, merupakan kebanggaan tersendiri bagi Pemerintah Kabupaten Minahasa.
"Sekolah ini hanya ada beberapa di Indonesia. Salah satunya SMA Garuda Nusantara di Minahasa, Sulawesi Utara," katanya.
Bupati menambahkan, Pemkab Minahasa siap berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi dan Pusat, guna memastikan sekolah ini dapat berdiri dengan fasilitas yang memadai, sehingga menjadi kebanggaan bagi Sulawesi Utara dan Minahasa khususnya.
"Dengan adanya sekolah unggulan ini, diharapkan dapat mencetak siswa-siswi berprestasi yang siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional, serta menjadi pelopor dalam pembangunan daerah," pungkasnya.
Pada kunjungan ini, Menhan didampingi Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Tandiyo Budi Revita, Kabaranahan Kemhan Marsdya TNI Yusuf Jauhari, Korspri Menhan Kolonel Inf Charles Alling dan Paban IV/Bindik Spersad Kolonel Inf Jatmiko, Gubernur Sulut Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, dan Kapolda Sulut Irjen Pol Roycke Harry Langi. Turut hadir juga Sekretaris Kabupaten Minahasa Dr Lynda Watania MM MSi, Asisten Pemerintahan dan Kesra Provinsi Sulut Dr Denny Mangala MSi, jajaran Pemprov Sulut, serta jajaran Pemkab Minahasa.(ler)
Editor : Lerby Fabio Tamuntuan