Aksi sosial yang mengusung semangat kepedulian ini akan dimulai pada Senin, 7 April 2025, di Rumah Dinas Bupati Minahasa, mulai pukul 09.00 WITA. Kolaborasi antara PGI dan Pemkab Minahasa ini diwujudkan dalam bentuk pelayanan kesehatan gratis yang meliputi pemeriksaan kesehatan umum serta kegiatan donor darah.
Dalam pelaksanaan donor darah, PGI dan Pemkab Minahasa menggandeng PMI Minahasa untuk memastikan ketersediaan dan keamanan suplai darah. Rangkaian bakti kesehatan ini akan berlanjut pada Selasa, 8 April 2025, dengan agenda utama operasi katarak gratis.
Kegiatan operasi mata yang sangat dibutuhkan masyarakat ini akan dilaksanakan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Sam Ratulangi Tondano, mulai pukul 08.00 WITA. Selain itu, akan ada juga seminar teologi yang dipusatkan di GMIM Riedel Wawalintouan Tondano. Kemudian MPH PGI dan pihak terkait akan juga menggelar ziarah Oikumenis yakni mengunjungi makam tokoh pendiri GMIM, Riedel dan Schwarz. Kemudian Launching Rumambi Institute di GMIM Sentrum Kakas.
Bupati Minahasa Robby Dondokambey SSi MAP (RD) menyatakan dukungannya mensukseskan rangkaian HUT PGI ke-75 Tahun. "Terima kasih kepada PGI pusat dan juga panitia yang sudah memilih Kabupaten Minahasa menjadi salah satu lokasi digelarnya rangkaian HUT ke-75 Tahun PGI. Pemerintah dan masyarakat Minahasa pasti memberikan dukungan penuh dalam mensukseskan HUT PGI tahun ini," ucap Bupati Robby Dondokambey, Minggu (6/4/2025).
Kolaborasi PGI dan Pemkab Minahasa dibawah kepemimpinan Bupati Robby Dondokambey dan Wakil Bupati Vanda Sarundajang menunjukan peran gereja dan pemerintah yang sama-sama hadir melayani masyarakat dam jemaat.
“Kolaborasi ini adalah bukti nyata bahwa pemerintah dan gereja sama-sama bersinergi serta berkontribusi dalam pelayanan kepada masyarakat dan jemaat," tambah Bupati RD lagi.
Sebelumnya, Ketua Umum PGI Pdt Jacky Manuputty melalui Sekretaris Umum PGI Pdt Darwin Darmawan menegaskan bahwa perayaan HUT ke-75 PGI menjadi momentum bagi gereja-gereja agar tangguh dalam menghadapi berbagai krisis atau polycrisis, tetapi juga relevan, artinya kehadiran gereja bukan untuk dirinya sendiri, tetapi juga bagi masyarakat dan bangsa Indonesia.
“Soal ketangguhan adalah bagaimana kita bisa kuat menghadapi berbagai krisis atau polycrisis. Sedangkan relevan, bagaimana gereja-gereja hadir, bukan untuk dirinya sendiri, melainkan untuk masyarakat dan bangsa Indonesia,” ujar Pdt Darwin Darmawan.
Diketahui, HUT ke-75 PGI ini mengusung tema Kesatuan Tubuh Kristus yang Tangguh dan Relevan. Dan rencananya acara puncak bakal digelar pada 30 Mei 2025 mendatang di ICE, BSD City, Tanggerang.(ler)