Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Pemuda Langowan yang Tewas Ditikam Saat Pesta Miras, Ternyata Suka Bercanda, Ini Ungkapan Haru Sahabat Jeskul

Lerby Fabio Tamuntuan • Senin, 7 April 2025 | 15:20 WIB

RIP: Suasana di Rumah Duka alm Jessy Kalangi alias Jeskul di Desa Wolaang, Kecamatan Langowan Timur, Senin (8/4/2025).
RIP: Suasana di Rumah Duka alm Jessy Kalangi alias Jeskul di Desa Wolaang, Kecamatan Langowan Timur, Senin (8/4/2025).
MANADOPOST.ID--Pesta miras berdarah di Langowan, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara yang mengakibatkan nyawa pemuda berusia 22 tahun JK alias Jeskul tewas masih bergulir. Duka mendalam tentu dirasakan oleh keluarga dan kerabat dekat korban. Jeskul sapaan akrab korban yang merupakan pemuda warga Desa Wolaang, Kecamatan Langowan Timur ini.

Dari penelusuran Manado Post, korban Jeskul ternyata merupakan anak yang baik. Bahkan dirinya punya jiwa bercanda yang tinggi. "Almarhum Jeskul ini anak yang baik. Dia (korban) suka bercanda dengan kami rekan-rekannya," ungkap Imanuel Poli, sahabat korban kepada Manado Post, Senin (7/4/2025).

Tak hanya sering bercanda, korban Jeskul ini juga punya jiwa bergaul yang tinggi. "Bro Jeskul ini kuat bergaul," tambahnya lagi.

"Kami sebagai sahabat tentu merasa kehilangan. Selamat jalan teman. Fly high," tandasnya.


Jeskul diketahui tewas ditikam setelah terlibat cekcok dengan dua rekannya. Peristiwa tragis ini terjadi pada Minggu (6/4/2025), di Desa Karumenga Jaga 2, Kecamatan Langowan Utara. Korban diketahui berinisial JK atau biasa disapa Jeskul, warga Desa Wolaang, Kecamatan Langowan Timur. Ia meregang nyawa usai ditikam oleh dua pemuda berinisial LB (20) alias Edun, dan SS (17) alias Swin.

Kasat Reskrim Polres Minahasa, AKP Edi Susanto, membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan, peristiwa berawal saat korban bersama temannya datang ke rumah SS di Desa Waleure, Kecamatan Langowan Timur, sekitar pukul 11.00 Wita. Di sana, mereka menggelar pesta miras bersama LB, SS, dan beberapa orang lainnya.

Sekira pukul 11.30 Wita, rombongan ini berpindah ke Desa Karumenga, tempat kejadian berlangsung. Di lokasi baru ini, pesta miras kembali dilanjutkan. “Sekira pukul 14.00 Wita, suasana mulai memanas. Korban, pelaku, dan beberapa teman lainnya masih berada di lokasi. Diduga karena pengaruh alkohol, terjadi salah paham antara JK dan pelaku SS, hingga korban meludahi wajah SS,” ungkap Kasat Reskrim.

Cekcok pun tak terhindarkan. JK sempat mencabut pisau, namun berhasil dilerai oleh beberapa saksi di tempat kejadian. Namun karena merasa tersinggung, LB secara tiba-tiba mengeluarkan pisau dan menikam JK dari belakang. SS turut melakukan penikaman. “Kedua pelaku menikam korban berkali-kali, terutama di bagian tubuh dan tangan. Korban ditemukan tak bernyawa dalam posisi terlentang dan berlumuran darah. Dari pemeriksaan awal, terdapat 12 luka tusuk di tubuh korban,” beber AKP Edi Susanto.

Pasca kejadian, Tim Resmob Polres Minahasa yang dipimpin Aiptu Chris Frans segera mengamankan kedua pelaku. Kini mereka telah ditahan untuk proses hukum lebih lanjut.(ler)

Editor : Lerby Fabio Tamuntuan
#Kabupaten Minahasa #Kasus 338 #Langowan #Berita terbaru hari ini #Kasus Pembunuhan #sulawesi utara #Berita Minahasa #Resmob Minahasa