Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Pnt Robby Dondokambey dan Pnt Martina Lengkong Maknai Pembasuhan Kaki sebagai Teladan Pelayanan yang Rendah Hati dari Yesus Kristus

Lerby Fabio Tamuntuan • Kamis, 17 April 2025 | 20:26 WIB

MAKNAI: Pnt Robby Dondokambey dan Pnt Martina Lengkong memaknai prosesi Pembasuhan Kaki Malam Getsemani, Rabu (16/4/2025).
MAKNAI: Pnt Robby Dondokambey dan Pnt Martina Lengkong memaknai prosesi Pembasuhan Kaki Malam Getsemani, Rabu (16/4/2025).
MANADOPOST.ID--Menyambut peringatan Jumat Agung, seluruh Pelayan Khusus (Pelsus) GMIM se-Wilayah Kembes mengikuti Ibadah Malam Getsemani dan Pembasuhan Kaki, dipusatkan di Gedung Gereja GMIM Riedel Kembes, Rabu (16/4/2025) malam.

Ibadah dipimpin Ketua Wilayah Kembes Pdt Jeffrey Kalangi MTh. Seluruh pelsus nampak serasi dengan busana atasan putih dan bawahan hitam. Sementara para Pendeta serasi dengan atasan ungu dan bawahan hitam.

Bupati Minahasa Pnt Robby Dondokambey SSi MAP, selaku Ketua Pria kaum Bapa (P/KB) Wilayah Kembes bersama, Ketua TP PKK Pnt Martina Dondokambey Lengkong SE yang juga sebagai Ketua Wanita Kaum Ibu (W/KI) Wilayah Kembes nampak hanyut mendalami prosesi pembasuhan kaki yang sama dengan dilakukan Yesus Kristus kepada murid-muridnya pada perjamuan terakhir.

Pasangan pemimpin yang selalu memprioritaskan pelayanan ini, menyebut dalam pelayanan kepada masyarakat dan jemaat harus mencontohi apa yang dilakukan Tuhan Yesus. Seperti makna dari Malam Getsemani dan Pembasuhan Kaki.

"Prosesi kudus ini merupakan proses dimana Yesus Kristus melakukan pembasuhan kaki untuk memperlihatkan bagaimana seharusnya melayani dengan penuh kerendahan, bukan melayani dengan mengejar kedudukan," ungkap keduanya.

Sebagai Bupati Minahasa dan Ketua TP PKK, Pnt Robby Dondokambey dan Pnt Martina Lengkong mengajak masyarakat yang beragama kristen untuk untuk menghayati betul-betul kematian Tuhan Yesus Kristus di kayu salib.

“KematianNYA merupakan penggenapan janji Tuhan. Kematian Yesus Kristus adalah pintu perdamaian bagi kita dengan Allah. Kematian Yesus Kristus juga sebagai penebusan bagi kita orang-orang berdosa. Oleh sebab itu, inilah yang harus senantiasa kita maknai dalam keseharian hidup, lewat perkataan dan perbuatan kita sehari-hari," pungkasnya.(ler)

Editor : Lerby Fabio Tamuntuan
#Ketua TP PKK Minahasa Martina Lengkong #Berita terbaru hari ini #GMIM #pembasuhan kaki #Pelsus #jumat agung 2025 #pelayanan #Bupati Minahasa Robby Dondokambey