Penyerahan bantuan berlangsung di Posko Bencana Kelurahan Roong dan turut dihadiri Kepala Dinas P3A Provinsi Sulut Wanda Musu SE ME, Sekretaris I TP-PKK Provinsi Sulut Sherly Mewengkang-Najoan, dan Ketua TP-PKK Kabupaten Minahasa Martina Watok Dondokambey-Lengkong SE.
Dalam kesempatan itu, Wanda Musu menyampaikan bahwa pihaknya menyalurkan 106 paket bantuan untuk perempuan dan 50 paket untuk anak, yang didistribusikan di Kelurahan Roong dan Tuutu. Paket bantuan ini berisi berbagai kebutuhan spesifik yang dirancang untuk menjawab kebutuhan dasar kelompok rentan saat bencana.
“Bantuan ini kami prioritaskan bagi perempuan dan anak yang menjadi kelompok paling terdampak. Meski jumlahnya terbatas, kami berharap bisa meringankan beban warga yang benar-benar membutuhkan,” ungkap Wanda.
Ia juga mengapresiasi sinergi dengan TP-PKK baik di tingkat provinsi maupun kabupaten, yang turut berperan aktif dalam penyaluran bantuan. “Kerja sama ini sangat berarti. Terima kasih kepada Ketua TP-PKK Minahasa dan jajaran yang dengan tulus membantu masyarakat. Ini bukti bahwa kolaborasi bisa membawa dampak besar bagi warga yang membutuhkan,” tambahnya.
Sekretaris I TP-PKK Provinsi Sulut, Ny Sherly Mewengkang-Najoan, mengatakan bahwa kehadiran mereka di lokasi bencana bukan sekadar menyerahkan bantuan. “Kami datang membawa kepedulian, doa, dan harapan agar warga bisa segera bangkit dan beraktivitas kembali. Ini bentuk kasih dari kami kepada sesama,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua TP-PKK Minahasa, Martina Watok Dondokambey-Lengkong (MWL) mengungkapkan rasa syukur atas perhatian dari Pemerintah Provinsi Sulut terhadap kondisi warga Minahasa, khususnya perempuan dan anak di wilayah terdampak banjir. “Kami sangat berterima kasih. Kehadiran P3A dan TP-PKK Provinsi membawa harapan dan semangat baru bagi warga kami,” ucapnya.
Martina juga mengingatkan pentingnya kesadaran lingkungan, terutama dalam pengelolaan sampah, agar bencana seperti banjir bisa diminimalkan ke depan. “Banjir ini menjadi pengingat bagi kita semua. Mari kita lebih peduli terhadap lingkungan, karena sampah yang dibuang sembarangan bisa membawa bencana,” tegasnya.
Kegiatan ini mencerminkan sinergi nyata antarinstansi yang bergerak cepat dan responsif terhadap situasi darurat. Sekaligus menegaskan peran aktif P3A Sulut dan TP-PKK Minahasa sebagai garda terdepan dalam melindungi dan memberdayakan kelompok rentan di masa krisis.(ler)
Editor : Lerby Fabio Tamuntuan