Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Ini Lokasi Jalan yang Diusulkan Berganti Nama Ayahanda Presiden Prabowo Subianto, Prof Sumitro Djojohadikusumo di Minahasa

Lerby Fabio Tamuntuan • Kamis, 19 Juni 2025 | 15:59 WIB

USUL BERGANTI: Ruas jalan boulevard Tondano di Kabupaten Minahasa yang diusulkan berganti nama Prof Sumitro Djojohadikusumo.(ist)
USUL BERGANTI: Ruas jalan boulevard Tondano di Kabupaten Minahasa yang diusulkan berganti nama Prof Sumitro Djojohadikusumo.(ist)
MANADOPOST.ID--Nama Prof Dr Soemitro Djojohadikusumo yang diusulkan menjadi nama jalan, ternyata juga sudah dipilih. Bahkan, sejumlah baliho bertuliskan rencana penamaan Jalan Prof Dr Soemitro Djojohadikusumo sudah terpasang di sepanjang Jalan Boulevard Tondano, di Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara.

Tulisan di baliho itu ternyata berasal dari Majelis Keluarga Besar Permesta. “Prof Soemitro adalah tokoh besar yang punya jasa nyata bagi masyarakat Minahasa. Ia pernah dianugerahi gelar adat Tonaas Wangko Umbanua oleh Majelis Kebudayaan Minahasa (MKM),” ungkap Philip Pantouw, selaku Ketua Majelis Keluarga Permesta. “Ia dikenal membantu banyak orang Minahasa, baik secara pribadi maupun dalam kapasitasnya sebagai ekonom dan negarawan," sambungnya.

Selain Prof Soemitro, sosok Dora Siga, istri dari Prof Soemitro, juga dinilai layak dikenang. Ia adalah mantan perawat yang ikut mendedikasikan hidupnya untuk membantu sesama. “Beliau punya darah Minahasa dan peran kemanusiaannya layak dikenang. Bahkan masyarakat Langowan sudah pernah mengusulkan agar nama beliau diabadikan menjadi nama Rumah Sakit Noongan,” kata Philip.

Menurut para tokoh itu, langkah ini merupakan bentuk penghormatan terhadap warisan sejarah dan kontribusi besar mereka bagi bangsa. Sekadar informasi, bahwa penamaan jalan diatur secara ketat dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 2 Tahun 2022 tentang Pemberian dan Penggantian Nama Jalan dan Sarana Umum. Dalam aturan itu dijelaskan bahwa setiap usulan harus berasal dari masyarakat atau lembaga yang sah, didukung kajian historis dan sosiokultural oleh tim teknis pemerintah daerah, disosialisasikan kepada masyarakat sekitar, serta mendapat persetujuan formal melalui Surat Keputusan kepala daerah. Selain itu, nama jalan tidak boleh menggunakan nama tokoh yang masih hidup, tidak boleh bermuatan kontroversial, dan tidak boleh menimbulkan kebingungan administratif.

Prof Dr Soemitro Djojohadikusumo diketahui adalah tokoh penting dalam sejarah ekonomi Indonesia dan ayah dari Presiden RI ke-8 terpilih, Prabowo Subianto. Lahir di Kebumen, Jawa Tengah pada 29 Mei 1917 dan wafat di Jakarta pada 9 Maret 2001, Soemitro dikenal sebagai Bapak Ilmu Ekonomi Pembangunan Indonesia. Ia pernah menjabat sebagai Menteri Perdagangan, Menteri Keuangan, dan Menteri Riset dan Teknologi dalam beberapa kabinet berbeda, serta menjadi arsitek utama Rencana Pembangunan Lima Tahun (Repelita) pada era Orde Baru. Soemitro juga merupakan suami dari Dora Marie Sigar, seorang perempuan asal Minahasa, dan ayah dari dua tokoh penting nasional, Prabowo Subianto dan Hashim Djojohadikusumo.(ler)

Editor : Lerby Fabio Tamuntuan
#Kabupaten Minahasa #Sumitro Djojohadikusumo #Berita terbaru hari ini #Berita Terbaru #Presiden Prabowo Subianto #sulawesi utara #Nama Jalan #Ayah Prabowo Subianto