Ibadah KPI mengangkat tema 'Biarlah Rohmu Menyalah-Nyalah dan Layanilah Tuhan'. Dalam khotbahnya, Pdt Roy mengajak jemaat agar terus memelihara iman dan biarlah api roh menyalah-nyalah dalam pelayanan kepada Tuhan. "Jadilah seperti Riedel dan Schwarz. Yang memilih melakukan perjalanan missionaris di tanah Minahasa. Meski saat itu, Indonesia yakni Minahasa adalah pusat Disentri, TBC, Kolera, Malaria dan Kusta. Tapi, Riedel dan Shwarz mau memberitakan injil disini. Di tanah Minahasa," sebut Pdt Roy.
Disebutkan Pdt Roy, Riedel dan Schawrz datang di Minahasa menginjil lewat pendidikan. Disaat belum ada sekolah negeri, sekolah misionaris atau sekolah kristen sudah ada mulai dari Likupang sampe sinonsayang. "Hasil pendidikan Riedel dan Shwarz bisa dilihat sampai saat ini. Orang-orang Minahasa pinter-pinter," sebutnya. Maka dari itu, dia meminta mari terus layanilah Tuhan dan beritakan injil dimanapun kita berada. Ibadah KPI yang diinisiasi Panitia Hari-hari Raya Gereja GMIM Imanuel Kamangta ini berakhir secara khidmat. Dan tentunya iman percaya Jemaat GMIM Imanuel Kamangta semakin menyala untuk melayani Tuhan.(ler)