Enam penumpang berhasil diselamatkan, namun satu orang, Cardo Dotulong (21), warga Desa Wulurmaatus, Kecamatan Modoinding, Kabupaten Minahasa Selatan, dinyatakan hilang dan masih dalam pencarian hingga malam hari.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, rombongan tersebut menumpangi perahu untuk berwisata di danau. Tanpa diduga, perahu yang mereka gunakan terbalik di tengah perairan. Beberapa berhasil berenang ke tepian atau ditolong warga, namun Cardo tidak terlihat sejak kejadian itu.
Tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Minahasa bersama warga setempat langsung melakukan pencarian setelah laporan diterima. Dengan peralatan seadanya dan bantuan penerangan darurat, mereka terus menyisir permukaan air dan tepian danau hingga malam.
“Kami masih terus melakukan pencarian,” ujar Kepala BPBD Lona Wattie di lokasi kejadian.
Enam korban selamat yakni Marko Mahirang (17), Stevanus Rarung (25), Valdo Walean (20), dan Valen Sembel (28), yang semuanya berasal dari Desa Wulurmaatus. Sementara dua lainnya, Messi Karawan (18) dan Aldi Songkaton (18), berasal dari Desa Tounelet, Kecamatan Kakas, Kabupaten Minahasa.
Korban hilang, Cardo Dotulong, diketahui sehari-harinya bekerja sebagai petani. Ia dan rombongan ke Danau Tondano untuk menikmati waktu luang, sebelum petaka itu terjadi.
Hingga berita ini diturunkan, pencarian masih terus dilakukan. Suasana haru menyelimuti lokasi, dengan keluarga dan warga berharap keajaiban datang bagi Cardo.
Diketahui, dalam pencarian malam ini melibatkan, 7 personil BPBD dibantu 5 personil dari FAJI Minahasa dengan 1 perahu karet. Kemudian 1 perahu karet dari FAJI Tomohon dengan 5 personil. Ada juga dari Awista Sulut 2, personel dengan 1 packraft dibantu juga petugas Damkar Minahasa, masyarakat/nelayan serta TNI/Polri.(ler)