Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Minahasa Siaga Kemarau, Bupati RD Instruksikan Antisipasi Lonjakan Harga Pangan dan Kebakaran Hutan

Lerby Fabio Tamuntuan • Selasa, 29 Juli 2025 | 12:23 WIB

Bupati Minahasa Robby Dondokambey
Bupati Minahasa Robby Dondokambey
MANADOPOST.ID--Menghadapi potensi kemarau panjang yang dapat berdampak pada lonjakan harga pangan dan ancaman kebakaran hutan, Pemerintah Kabupaten Minahasa telah mengambil langkah antisipatif secara terstruktur.

Bupati Minahasa Robby Dondokambey SSi MAP (RD) menyampaikan bahwa pihaknya bersama jajaran telah menyiapkan strategi menghadapi ancaman cuaca ekstrem. Hal ini rutin disampaikan dalam rapat pengendalian inflasi bersama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan menjadi fokus pembahasan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Minahasa.

"Pemantauan harga di pasar tradisional terus dilakukan secara rutin oleh jajaran. Kami juga sudah wanti-wanti kepada para pemasok bahan pangan agar tidak bermain-main dengan harga. Ini langkah penting untuk melindungi masyarakat dari spekulasi harga saat musim kering," tegas Bupati Robby Dondokambey, didampingi Wakil Bupati Vanda Sarundajang SS dan Sekretaris Kabupaten Dr Lynda Watania MM MSi, Selasa (29/7/2025) kepada Manado Post.

Menurut Bupati Robby Dondokambey, stok pangan di wilayah Minahasa masih dalam kondisi aman. Sebagai bentuk perlindungan sosial sekaligus langkah antisipasi, Pemkab Minahasa telah mulai menyalurkan bantuan beras ke seluruh desa dan kelurahan. “Penyaluran beras cadangan pemerintah ini bagian dari komitmen kami agar masyarakat tetap tenang dan kebutuhan pokok tetap terjangkau,” ujarnya.

Tak hanya pangan, potensi kebakaran lahan dan hutan juga menjadi perhatian serius. Pemerintah daerah melalui dinas terkait telah diminta untuk memperkuat sosialisasi kepada masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan sembarangan. Peningkatan koordinasi dengan aparat kecamatan, kelurahan, hingga relawan siaga bencana terus dilakukan untuk mempercepat deteksi dini dan penanganan lapangan.

Bupati RD menegaskan bahwa kerja sama lintas sektor sangat dibutuhkan dalam menghadapi dampak perubahan cuaca. Ia mengajak masyarakat untuk lebih waspada, hemat air, dan tidak membuka lahan dengan cara dibakar, mengingat kondisi cuaca panas dan kering diprediksi bisa berlangsung lebih lama dari biasanya. "Kami mohon masyarakat ikut berperan menjaga stabilitas. Ini kerja bersama, bukan hanya pemerintah," tutup Bupati.(ler)

Editor : Lerby Fabio Tamuntuan
#Lynda Watania #kebakaran hutan #Kemarau 2025 #Wakil Bupati Minahasa Vanda Sarundajang #lonjakan harga pangan #Bupati Minahasa Robby Dondokambey #Pemkab Minahasa