Acara diawali dengan ibadah pentahbisan yang dipimpin Ketua BPMW Langowan Kelelondey, Pdt. Susani Peleng Kindangen, M.Th. Setelahnya, Bupati Robby dalam sambutannya menegaskan bahwa kehadiran gedung serbaguna ini bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan simbol kemajuan dan kebersamaan.
“Gedung ini harus menjadi pusat kegiatan sosial, budaya, keagamaan, pendidikan, maupun musyawarah masyarakat untuk kepentingan bersama. Saya berharap fasilitas ini dimanfaatkan sebaik mungkin untuk mengembangkan potensi desa,” ujar Bupati.
Selain itu, ia menyoroti potensi Desa Raringis Selatan sebagai lumbung pangan di wilayah Langowan Barat. Bupati mendorong masyarakat agar terus mengoptimalkan pertanian melalui kreativitas, pemanfaatan teknologi, dan pola tanam yang lebih produktif.
“Pemerintah Kabupaten Minahasa akan terus mendukung pengembangan pertanian di desa ini. Potensi yang ada sangat strategis untuk memperkuat ketahanan pangan,” tegasnya.
Dalam aspek keamanan, Bupati juga mengingatkan pentingnya mengaktifkan kembali Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling). Menurutnya, ronda malam rutin dengan semangat gotong royong akan menjaga kenyamanan serta ketertiban bersama.
Menutup sambutannya, Bupati mengajak seluruh warga Desa Raringis Selatan untuk berpartisipasi aktif menyambut Hari Desa Nasional Tahun 2026 yang rencananya akan digelar di wilayah Langowan.
Sementara itu, Hukum Tua Desa Raringis Selatan, Risky Rorong S.Sos, menjelaskan pembangunan GOR dan kantor desa ini terwujud berkat dukungan berbagai pihak. Ia menyebut, lahan pembangunan merupakan hibah dari PT Putra Bintang Syukur sejak 2017, dengan total anggaran mencapai Rp800 juta.
“Bantuan juga datang dari Gubernur Sulawesi Utara sebelumnya, Olly Dondokambey, sebesar Rp150 juta, serta peran keluarga Bupati Minahasa yang konsisten menjadi motor penggerak sejak 2019. Atas nama pemerintah dan masyarakat, saya mengucapkan terima kasih,” tutur Rorong.
Ucapan apresiasi juga disampaikan Sekcam Langowan Barat, Yoke Moniung S.Sos, kepada Bupati dan Ketua TP-PKK yang hadir mendampingi. “Jika ada sumur di ladang boleh kita menumpang mandi, kalau ada umur panjang boleh kita berjumpa lagi,” ucapnya menutup acara dengan pantun sederhana.
Peresmian ini turut dihadiri jajaran Pemkab Minahasa, para camat se-Langowan Raya, perangkat desa, pengurus PKK, tokoh agama, serta tokoh masyarakat setempat. Kehadiran mereka menambah semarak sekaligus meneguhkan kebersamaan dalam memajukan Desa Raringis Selatan.(ler)
Editor : Lerby Fabio Tamuntuan