Kunjungan ini menjadi bagian dari program kolaborasi antara Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Klabat dan Manly Manado Society Inc dalam rangka mempererat hubungan kerja sama di bidang pendidikan dan pariwisata antara Indonesia dan Australia.
Dalam suasana penuh keakraban, Wakil Bupati menyampaikan apresiasi atas dipilihnya Kabupaten Minahasa sebagai salah satu lokasi kegiatan pembelajaran dan wisata edukasi oleh mahasiswa peserta Edu Tourism Australia 2026.
Menurutnya, kehadiran rombongan tersebut menjadi kesempatan strategis untuk memperkenalkan potensi daerah kepada dunia internasional.
“Pemerintah Kabupaten Minahasa menyambut baik kunjungan seperti ini karena mampu memperluas promosi daerah sekaligus memperkenalkan identitas budaya dan sejarah Minahasa ke dunia internasional,” ujar Vanda Sarundajang.
Ia menegaskan, Benteng Moraya sebagai salah satu ikon sejarah Minahasa memiliki nilai penting dalam perjalanan perjuangan dan peradaban masyarakat setempat.
Melalui kegiatan edukasi seperti ini, para mahasiswa tidak hanya menikmati keindahan alam, tetapi juga mendapatkan pemahaman langsung tentang sejarah, budaya, serta dinamika sosial masyarakat Minahasa.
Program Edu Tourism Australia 2026 sendiri dirancang sebagai wadah pembelajaran lintas negara yang menggabungkan unsur akademik dan pengalaman lapangan. Sinergi antara dunia pendidikan dan sektor pariwisata dinilai mampu menciptakan dampak positif, baik dalam pertukaran pengetahuan maupun peningkatan daya tarik destinasi wisata.
Turut mendampingi Wakil Bupati dalam kegiatan tersebut, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Minahasa Drs Moudy Pangerapan MAP, yang turut memaparkan potensi wisata unggulan daerah kepada rombongan peserta.
Pemerintah Kabupaten Minahasa berharap kerja sama di bidang pendidikan dan pariwisata ini dapat terus berlanjut secara berkesinambungan.
Selain memperkuat jejaring internasional, kolaborasi ini juga diharapkan mampu mendorong peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara, membuka peluang promosi yang lebih luas, serta memberikan manfaat nyata bagi perkembangan sektor pendidikan dan ekonomi daerah.(ler)
Editor : Lerby Fabio Tamuntuan