Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Korban Gempa Deitje Lahia Dimakamkan Esok di Tateli, Jemaat GMIM Imanuel Buntong Berduka 

Asyer Rokot • Kamis, 2 April 2026 | 10:35 WIB
TURUT BERDUKACITA: Foto Almarhum semasa hidup.
TURUT BERDUKACITA: Foto Almarhum semasa hidup.

 MANADOPOST.ID-- Gempa bumi berkekuatan 7,6 magnitudo yang mengguncang Sulawesi Utara pada Kamis (2/4) membawa duka mendalam. Satu korban jiwa dilaporkan meninggal dunia akibat tertimpa bangunan Gedung KONI Sulut.

Korban diketahui bernama Deitje Lahia (69), warga Desa Tateli Satu, Kecamatan Mandolang. Informasi yang dihimpun menyebutkan korban merupakan anggota jemaat GMIM Imanuel Buntong.

Sekretaris jemaat, Tuwokona Limpong, mengonfirmasi bahwa korban tercatat sebagai anggota Kolom 14 dalam struktur pelayanan jemaat.

“Benar, almarhumah merupakan anggota jemaat kami di Kolom 14,” ujarnya.

Korban diketahui tinggal di lorong Coca-Cola, Desa Tateli Satu. Kepergian almarhumah meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, termasuk Montolalu Lahia sebagai penanggung keluarga.

"Almarhumah tercatat saat ini berusia 69 tahun. Kelahiran 15 Desember 1956," terangnya.

Rencananya, ibadah pemakaman akan dilaksanakan pada Jumat (3/4) pukul 12.00 WITA di wilayah Tateli Satu Jaga I. Proses pemakaman dilakukan segera berdasarkan pertimbangan kondisi jenazah.

"Atas nama Badan Pekerja dan Majelis Jemaat serta seluruh jemaat GMIM Imanuel Buntong menyampaikan turut berdukacita yang sedalam dalamnya," pungkasnya.

Peristiwa ini menambah daftar dampak serius akibat gempa yang melanda wilayah Sulawesi Utara. Pemerintah dan masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi gempa susulan serta terus memperhatikan keselamatan diri.

Duka cita pun mengalir dari berbagai pihak atas peristiwa ini, sembari berharap seluruh keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan penghiburan. (Asyer Rokot)

Editor : Asyer Rokot
#Gempa Bumi di Sulut #Gempa