Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Paling Layak, Wennie Miekhael Rondoh Siap Menakhodai Desa Manembo

Baladewa Setlight • Rabu, 22 April 2026 | 19:26 WIB
Wennie Miekhael Rondoh
Wennie Miekhael Rondoh

MANADOPOST.ID -Gelombang demokrasi tingkat akar rumput di Kabupaten Minahasa kian menggelora.

Pemilihan Hukum Tua (Kumtua) yang tinggal menghitung waktu menjadi arena kontestasi ide, integritas, dan rekam jejak.

Dari sekian banyak desa yang bersiap menggelar pesta demokrasi, Desa Manembo, Kecamatan Langowan Selatan, mencuri atensi publik dengan dinamika politik lokal yang sarat harapan perubahan.

Di tengah pusaran itu, nama Wennie Miekhael Rondoh atau yang akrab disapa WRM muncul sebagai figur yang tak sekadar diperbincangkan, tetapi juga dipertimbangkan secara serius oleh masyarakat.

Ia bukan hanya kandidat, melainkan representasi dari ekspektasi kolektif warga yang mendambakan kepemimpinan yang berkarakter, adaptif, dan berorientasi pada kemajuan desa.

WRM dipotret sebagai sosok yang memiliki spektrum kepemimpinan yang komplet. Wibawa yang ia tampilkan bukan sekadar simbolik, melainkan lahir dari kedewasaan sikap dan konsistensi dalam membangun relasi sosial.

Di sisi lain, karakter merakyat yang melekat padanya menjadikan ia dekat dengan denyut kehidupan warga memahami problematika riil, dari isu kesejahteraan hingga pembangunan infrastruktur desa.

Dimensi religius yang ia junjung pun mempertegas fondasi moral dalam setiap langkahnya, sebuah nilai yang kian relevan dalam tata kelola pemerintahan desa yang bersih dan berintegritas.

“Jika diberikan kepercayaan oleh masyarakat, saya berkomitmen membawa Desa Manembo ke arah yang lebih progresif dan berdaya saing,” ujar WRM dengan nada optimistis.

Pernyataan tersebut bukan sekadar retorika politik, melainkan refleksi dari visi pembangunan desa yang ia gagas secara sistematis.

Lebih jauh, WRM menegaskan komitmennya untuk mengawal dan mensinergikan program-program strategis pemerintah pusat hingga daerah.

Ia menyebut akan memastikan implementasi kebijakan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, selaras dengan arah pembangunan yang dicanangkan Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus serta Bupati Minahasa Robby Dondokambey.

Baginya, akselerasi pembangunan desa tidak bisa berjalan parsial, melainkan harus terintegrasi dalam satu orkestrasi kebijakan yang solid.

Dengan pendekatan itu, WRM mengusung paradigma kepemimpinan kolaboratif menghubungkan kepentingan masyarakat desa dengan agenda pembangunan nasional dan regional.

Ia percaya, Desa Manembo memiliki potensi besar untuk bertransformasi menjadi desa yang mandiri, produktif, dan inovatif, asalkan dipimpin oleh figur yang mampu membaca peluang sekaligus menjawab tantangan zaman.

Kontestasi Kumtua di Desa Manembo pun diprediksi tidak sekadar menjadi ajang perebutan kekuasaan, tetapi juga momentum artikulasi gagasan dan kualitas kepemimpinan.

Dalam lanskap itu, Wennie Miekhael Rondoh hadir sebagai figur yang menawarkan kombinasi antara integritas personal, kedekatan sosial, dan visi pembangunan yang terukur.

Kini, bola ada di tangan masyarakat. Apakah figur paripurna ini akan benar-benar mendapatkan mandat untuk menakhodai Desa Manembo menuju babak baru yang lebih progresif? Waktu akan menjawab, namun satu hal yang pasti ekspektasi publik telah terbangun, dan harapan perubahan semakin menemukan bentuknya. (ewa)

Editor : Baladewa Setlight
#Robby Dondokambey #Yulius Selvanus #Prabowo Subianto #Minahasa #Hukum Tua