MANADOPOST.ID--Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa mempertegas komitmennya dalam membangun pemerintahan yang bersih dan berintegritas.
Bupati Minahasa Dr Robby Dondokambey SSi MAP bersama Wakil Bupati Vanda Sarundajang SS MAP (RD-Vasung) dan Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Dr Lynda Watania MM MSi mengingatkan seluruh jajaran pemerintah daerah untuk menolak tegas segala bentuk praktik korupsi.
Arahan tersebut kini diwujudkan melalui kampanye antikorupsi yang digaungkan di lingkungan Pemkab Minahasa. Seluruh jajaran diminta tidak hanya memahami bahaya korupsi, tetapi juga memiliki keberanian untuk menolak setiap bentuk pemberian maupun tindakan yang berpotensi mengarah pada praktik koruptif.
Bupati Robby Dondokambey menegaskan, upaya menciptakan pemerintahan yang bersih harus dimulai dari sikap dan integritas setiap aparatur.
“Berani jujur itu hebat. Saya minta semua jajaran agar kita sama-sama menolak korupsi. Jangan ambe, jangan terima, dan jangan kase,” tegas Bupati Robby Dondokambey kepada semua jajarannya.
Pesan tersebut menjadi penegasan bahwa integritas aparatur merupakan fondasi penting dalam menjalankan roda pemerintahan dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Bagi Pemkab Minahasa, pemberantasan korupsi tidak hanya menjadi slogan, tetapi harus diwujudkan melalui sikap nyata dalam setiap pelaksanaan tugas pemerintahan.
Karena itu, seluruh perangkat daerah didorong untuk membangun budaya kerja yang transparan, jujur, bertanggung jawab serta mengedepankan kepentingan masyarakat.
Langkah yang ditempuh RD-Vasung bersama jajaran Pemkab Minahasa ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih dan bebas dari praktik korupsi.
Semangat antikorupsi diharapkan tidak berhenti pada kampanye, tetapi menjadi budaya yang melekat dalam setiap aktivitas pemerintahan, mulai dari tingkat pimpinan hingga seluruh jajaran perangkat daerah.
Dengan demikian, kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah dapat terus diperkuat melalui kerja nyata, integritas dan pelayanan publik yang bebas dari praktik korupsi.(ler)
Editor : Lerby Fabio Tamuntuan