MANADOPOST.ID--Kepercayaan untuk melayani di tengah jemaat menjadi bagian dari panggilan iman yang kini diemban Ketua DPRD Kabupaten Minahasa, Franky Wolayan, SE. Dirinya terpilih sebagai Penatua Pria Kaum Bapa (P/KB) di Jemaat GMIM Bethesda Luaan dalam Pemilihan Pelayan Khusus (Pelsus) yang digelar serentak di seluruh jemaat se-Sinode Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM), Minggu (18/10/2026).
Terpilihnya Franky Wolayan bukan sekadar kepercayaan dari jemaat, melainkan juga amanah pelayanan yang menuntut ketulusan, kerendahan hati, dan kesediaan untuk mengabdikan diri bagi Tuhan serta sesama.
Di tengah tanggung jawabnya sebagai Ketua DPRD Kabupaten Minahasa, kepercayaan tersebut menghadirkan ruang pengabdian lain yang berakar pada nilai-nilai iman, persaudaraan, dan kebersamaan. Pelayanan gerejawi diharapkan dapat berjalan beriringan dengan upaya membangun kehidupan masyarakat yang harmonis dan penuh kepedulian.
Sebagai Penatua PKB, Wolayan diharapkan turut mengambil bagian dalam menggerakkan pelayanan kaum bapak, memperkuat persekutuan jemaat, serta mendorong terbentuknya keluarga Kristen yang kokoh dalam iman dan mampu menjadi berkat bagi lingkungan sekitarnya.
Pemilihan Pelayan Khusus GMIM sendiri merupakan momentum penting dalam kehidupan bergereja. Melalui proses tersebut, jemaat menentukan sosok-sosok yang dipercaya untuk mendampingi, membina, dan mengembangkan kehidupan iman serta pelayanan di masing-masing jemaat untuk periode pelayanan mendatang.
Terpilihnya Wolayan di Jemaat GMIM Bethesda Luaan pun menjadi awal dari tanggung jawab pelayanan yang diharapkan dapat dijalankan dengan penuh komitmen dan kesetiaan.
Selamat melayani kepada Franky Wolayan, SE, sebagai Penatua Pria/Kaum Bapa GMIM Jemaat Bethesda Luaan. Kiranya Tuhan Yesus Kristus senantiasa menganugerahkan hikmat, kekuatan, dan penyertaan dalam setiap tugas pelayanan, demi kemuliaan nama Tuhan dan pertumbuhan iman jemaat.(ler)
Editor : Lerby Fabio Tamuntuan