Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Benteng Belgica Saksi Sejarah Perlawanan dan Pemulihan Budaya, Ini Kisahnya

Jendry Dahar • Kamis, 29 Agustus 2024 | 22:22 WIB

 

 

 

 

Photo
Photo

 

MANADOPOST.ID—Benteng Belgica, sebuah situs bersejarah yang terletak di atas bukit Pulau Neira, menyimpan cerita panjang perjuangan dan pertahanan. Didirikan oleh VOC (Vereenigde Oost-Indische Compagnie) sebagai benteng pertahanan, Benteng Belgica berfungsi untuk melindungi Benteng Nassau dari serangan masyarakat Banda yang aktif melakukan perlawanan terhadap VOC.

 

Pembangunan Benteng Belgica dimulai pada tahun 1611 sebagai pos kecil. Namun, seiring waktu, benteng ini mengalami perluasan signifikan pada tahun 1660 dan 1673 hingga mencapai bentuknya yang kita kenal sekarang. Strategisnya lokasi benteng di atas bukit memungkinkan kontrol yang lebih baik terhadap wilayah sekitarnya, terutama untuk menghadapi serangan dari masyarakat Banda yang sebelumnya dapat menyerang Benteng Nassau dengan mudah menggunakan panah api dari ketinggian.

 

Pada tahun 1796, Benteng Belgica sempat jatuh ke tangan Inggris setelah mengalahkan VOC, menambah dimensi sejarahnya sebagai tempat konflik internasional.

 

Setelah masa kolonial, Benteng Belgica memperoleh perhatian khusus dari pemerintah Indonesia. Pada tahun 1991, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan bersama Departemen Pertahanan melakukan pemugaran untuk melestarikan benteng ini. Pengakuan resmi datang pada tahun 2008 ketika Benteng Belgica ditetapkan sebagai Benda Cagar Budaya oleh Pemerintah Indonesia. Puncaknya, pada tahun 2015, benteng ini ditetapkan sebagai Bangunan Cagar Budaya Nasional, menjadikannya bagian integral dari warisan budaya Indonesia. Saat ini, seluruh lahan dan bangunan Benteng Belgica dikelola oleh Negara Republik Indonesia melalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

 

Dengan sejarah yang kaya dan status sebagai cagar budaya, Benteng Belgica tidak hanya merupakan situs pertahanan kuno, tetapi juga simbol dari keberagaman dan ketahanan budaya Indonesia. (jen)

Editor : Jendry Dahar