Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Efisiensi Energi dan Energi Terbarukan: Dua Pilar Masa Depan

Pratama Karamoy • Kamis, 23 Januari 2025 | 12:39 WIB
Photo
Photo

MANADOPOST.ID-Energi bersih dan terjangkau menjadi elemen penting dalam mewujudkan perekonomian yang inklusif. Dengan memastikan akses masyarakat terhadap sumber energi yang aman bagi kesehatan dan ramah lingkungan, tujuan pembangunan yang berkeadilan dapat tercapai. Selain itu, keterjangkauan energi menjadi tolok ukur keberhasilan pembangunan berkelanjutan yang menjangkau seluruh lapisan masyarakat di Sulawesi Utara.

Photo
Photo

Perekonomian inklusif diyakini mampu menekan angka kemiskinan dengan pemerataan akses terhadap energi berkualitas. Upaya ini sejalan dengan tujuan ketujuh dari Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), yaitu memastikan ketersediaan energi bersih, modern, dan terjangkau bagi semua. Untuk mencapainya, diperlukan kontribusi dari berbagai pihak dalam meningkatkan efisiensi penggunaan energi serta mendorong peralihan ke sumber energi terbarukan.

Seiring dengan meningkatnya kesadaran masyarakat Sulawesi Utara terhadap perubahan iklim dan keterbatasan sumber daya alam, kebutuhan energi bersih dan berkelanjutan terus meningkat. Oleh karena itu, langkah strategis seperti pengembangan energi terbarukan dan efisiensi energi harus menjadi prioritas pembangunan. Salah satu inovasi yang dapat mendukung hal ini adalah gedung zero net energy, yang mampu memenuhi kebutuhan energinya sendiri sekaligus menghasilkan surplus energi untuk digunakan pihak lain. Dengan memanfaatkan teknologi efisiensi energi, desain bangunan ramah lingkungan, serta teknologi terbarukan seperti panel surya, gedung semacam ini telah menjadi kenyataan.

Dalam mendukung pengembangan energi terbarukan, reformasi kebijakan menjadi langkah penting. Peralihan dari bahan bakar fosil ke energi terbarukan harus dipercepat, termasuk penghapusan subsidi energi berbasis fosil. Langkah ini tidak hanya mendukung keberlanjutan sumber energi, tetapi juga memastikan pembangunan yang berorientasi pada masa depan.

Salah satu indikator penting dalam mengukur akses energi adalah rasio elektrifikasi, yaitu perbandingan jumlah rumah tangga yang memiliki sumber penerangan listrik, baik dari Perusahaan Listrik Negara (PLN) maupun non-PLN. Di Sulawesi Utara, rasio elektrifikasi pada tahun 2023 mencapai 99,98 persen, menunjukkan hampir seluruh rumah tangga telah memiliki akses listrik. Meski demikian, angka ini sedikit menurun dibandingkan tahun 2022 yang mencapai 99,99 persen.

Selain itu, sektor Gas, Energi Baru, dan Terbarukan (GEBT) memiliki peran penting sebagai sumber energi primer di masa depan, menggantikan minyak bumi dan batu bara. Gas, misalnya, merupakan bahan bakar yang lebih bersih dan aman dibandingkan alternatif lain seperti minyak tanah, arang, atau kayu bakar. Rasio penggunaan gas rumah tangga di Sulawesi Utara mencatatkan tren peningkatan, meskipun terjadi sedikit penurunan pada tahun 2023. Pada tahun tersebut, 84 dari 100 rumah tangga di provinsi ini menggunakan gas, termasuk elpiji dan biogas, sebagai bahan bakar utama untuk memasak.

Namun, penggunaan elpiji perlu disesuaikan dengan kuota yang ditetapkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) agar tidak membebani keuangan negara. Sebagai solusi, pemerintah berkomitmen mempercepat pembangunan jaringan gas rumah tangga. Melalui jaringan ini, gas akan disalurkan langsung ke rumah-rumah, sehingga diharapkan menjadi bahan bakar substitusi yang lebih berkelanjutan dan ekonomis dibandingkan elpiji.

Edukasi kepada masyarakat tentang konsumsi energi bersih juga menjadi langkah penting dalam transisi menuju energi terbarukan. Penggunaan energi terbarukan tidak hanya memberikan manfaat jangka panjang bagi lingkungan, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan kerjasama yang solid antara pemerintah dan masyarakat, transisi menuju energi bersih dapat berlangsung lebih cepat.(pr)

Editor : Pratama Karamoy
#Sulut #ramah lingkungan dan kantong #sulawesi utara #mpedia #energi