Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Perempuan Lebih Banyak Mengakses Internet di Indonesia: Apa Artinya?

Pratama Karamoy • Rabu, 5 Februari 2025 | 07:05 WIB

Photo
Photo

MANADOPOST.ID-Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) hanya dapat tercapai melalui kemitraan yang kuat dan kerjasama global. Meskipun bantuan pembangunan resmi dari negara-negara maju meningkat hingga 66 persen antara tahun 2000 hingga 2014, tantangan besar seperti krisis kemanusiaan akibat konflik dan bencana alam masih membutuhkan tambahan bantuan dan sumber daya finansial yang signifikan. Banyak negara berkembang terus mengajukan permohonan bantuan guna mempercepat pertumbuhan dan memperbaiki perdagangan. Situasi ini menuntut respons global yang lebih terpadu dan berkelanjutan.

Di era digital saat ini, dunia lebih terhubung dibandingkan sebelumnya. Akses yang lebih luas terhadap teknologi dan pengetahuan menjadi faktor kunci dalam berbagi ide serta mendorong inovasi. Negara-negara berkembang dapat memanfaatkan teknologi untuk mengatasi kesenjangan dalam sektor-sektor krusial seperti pendidikan, kesehatan, dan ekonomi, sehingga dapat berkontribusi pada pertumbuhan yang lebih inklusif. Selain itu, kebijakan terkoordinasi sangat dibutuhkan dalam membantu negara berkembang mengelola utang dan menarik investasi guna mendukung pembangunan berkelanjutan.

Salah satu aspek penting dalam pencapaian SDGs adalah penguatan kerja sama antara negara-negara di belahan dunia Utara dan Selatan, termasuk sesama negara Selatan. Kolaborasi ini diharapkan dapat mendukung rencana pembangunan nasional dengan mendorong perdagangan internasional dan meningkatkan ekspor negara-negara berkembang. Oleh karena itu, diperlukan sistem perdagangan global yang berbasis aturan universal, adil, terbuka, dan menguntungkan semua pihak. Hal ini akan memastikan perdagangan internasional menjadi pendorong utama bagi pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Solidaritas global merupakan pilar utama dalam mencapai SDGs. Pendekatan terpadu yang melibatkan berbagai negara, sektor, dan pemangku kepentingan sangat penting guna memastikan kemajuan yang merata dalam setiap tujuan pembangunan. Dengan memperkuat solidaritas global, berbagai tantangan dunia seperti perubahan iklim, ketidaksetaraan, dan kemiskinan dapat diatasi dengan lebih efektif. Oleh sebab itu, kerja sama antarnegara sangat diperlukan guna mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan pada tahun 2030 dan seterusnya.

Ilustrasi Kesetaraan
Ilustrasi Kesetaraan

Akses Internet dan Kesetaraan Gender di Indonesia

Di Indonesia, data terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Utara tahun 2023 menunjukkan adanya perbedaan kecil dalam proporsi penduduk yang mengakses internet berdasarkan gender. Sebanyak 63,99 persen penduduk laki-laki mengakses internet dalam tiga bulan terakhir, sementara perempuan tercatat sedikit lebih tinggi, yakni 65,66 persen. Meskipun perbedaannya tidak besar, data ini mencerminkan adanya kesenjangan dalam pemanfaatan internet di kalangan masyarakat.

Secara umum, akses internet di Indonesia sudah relatif merata, meskipun tantangan seperti aksesibilitas dan pemanfaatan teknologi digital masih menjadi perhatian, terutama di daerah terpencil. Kesenjangan gender dalam penggunaan internet, meskipun kecil, tetap perlu diperhatikan karena akses yang lebih luas terhadap internet dapat membuka peluang lebih besar dalam pendidikan, pekerjaan, dan partisipasi ekonomi digital bagi kedua gender.

Peningkatan penggunaan internet oleh perempuan menunjukkan pergeseran peran teknologi sebagai alat pemberdayaan. Teknologi semakin memberikan kesempatan bagi perempuan untuk lebih aktif dalam sektor pendidikan, kesehatan, dan kewirausahaan.

Namun, masih terdapat hambatan yang perlu diatasi, seperti keterbatasan infrastruktur digital di beberapa daerah serta faktor budaya dan sosial yang dapat mempengaruhi akses perempuan terhadap teknologi.

Ke depan, penting untuk memastikan akses internet yang lebih luas bagi seluruh lapisan masyarakat guna mendukung pembangunan berkelanjutan dan kesetaraan gender. Dengan memperhatikan aspek kesenjangan gender dalam penggunaan teknologi, kebijakan yang mendukung inklusi digital untuk perempuan akan sangat penting dalam mendorong pemerataan peluang dan akses informasi yang lebih adil bagi semua pihak.(pr)

Editor : Pratama Karamoy
#Sulut #Internet #sulawesi utara #mpedia #kesetaraan gender