MANADOPOST.ID - Jumlah desa dan kelurahan di Provinsi Sulawesi Utara mengalami perubahan dalam kurun waktu lima tahun terakhir. Berdasarkan data terbaru dari BPS Sulut, jumlah total desa dan kelurahan di Sulawesi Utara tercatat sebanyak 1.838, mengalami sedikit penurunan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya yang konsisten di angka 1.840.
Perubahan Jumlah Desa/Kelurahan di Sulawesi Utara
Berdasarkan data yang dirilis, beberapa kabupaten dan kota di Sulawesi Utara memiliki jumlah desa dan kelurahan yang tetap stabil sejak tahun 2020 hingga 2024. Namun, terdapat perubahan kecil pada beberapa daerah, seperti di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro yang mengalami penurunan jumlah desa dari 93 pada tahun 2023 menjadi 91 di tahun 2024. Sementara itu, daerah lain seperti Minahasa, Bolaang Mongondow, dan Kota Manado tetap mempertahankan jumlah desa dan kelurahan mereka.
Secara rinci, berikut adalah jumlah desa dan kelurahan di beberapa daerah:
-
Minahasa tetap menjadi kabupaten dengan jumlah desa terbanyak, yaitu 270 desa.
-
Bolaang Mongondow memiliki 202 desa, stabil sejak 2020.
-
Manado memiliki 87 kelurahan, tanpa perubahan dalam lima tahun terakhir.
-
Bitung memiliki 69 kelurahan.
-
Tomohon memiliki 44 kelurahan.
-
Kotamobagu memiliki 33 kelurahan.
Penurunan jumlah desa di beberapa daerah umumnya disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk pemekaran wilayah, penggabungan administratif, serta peningkatan status desa menjadi kelurahan. Perubahan ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pemerintahan desa dan mempercepat pembangunan di daerah yang mengalami transformasi administratif.
Pemerintah daerah terus mengawal perubahan ini dengan memastikan bahwa desa-desa yang mengalami pengurangan jumlah tetap mendapatkan pelayanan yang optimal. Dengan peningkatan infrastruktur dan program pembangunan berbasis desa, masyarakat diharapkan tetap dapat merasakan manfaat dari kebijakan ini.
Masyarakat Sulawesi Utara berharap agar perubahan administratif ini membawa dampak positif dalam peningkatan kesejahteraan dan pembangunan ekonomi desa. Pemerintah daerah didorong untuk lebih aktif dalam memastikan bahwa transformasi ini tidak menghambat layanan publik, terutama bagi masyarakat pedesaan yang bergantung pada kebijakan lokal dalam sektor pertanian, perikanan, dan ekonomi kreatif.
Dengan jumlah desa dan kelurahan yang relatif stabil, pembangunan di daerah pedesaan Sulawesi Utara dapat lebih fokus pada peningkatan infrastruktur, pelayanan publik, dan kesejahteraan masyarakat. Wilayah-wilayah seperti Minahasa, Bolaang Mongondow, dan Kepulauan Sangihe tetap menjadi pusat pertumbuhan yang didukung oleh pemerintah daerah dalam program pembangunan desa.
Baca Juga: Mengintip Keindahan dan Kehidupan Masyarakat di Desa-Desa Sulawesi Utara
Meskipun jumlah desa dan kelurahan di Sulawesi Utara tidak mengalami perubahan drastis, pemerintah terus mendorong pemerataan pembangunan. Beberapa langkah strategis yang sedang diterapkan antara lain peningkatan akses jalan desa, pembangunan fasilitas kesehatan, serta penguatan ekonomi lokal berbasis pertanian dan perikanan.
Para warga desa menyambut baik upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup mereka. Banyak dari mereka yang berharap bahwa stabilitas jumlah desa dan kelurahan ini akan dibarengi dengan peningkatan anggaran untuk pembangunan wilayah, sehingga kesejahteraan masyarakat semakin meningkat.
Dengan pesona alam yang memikat, serta kehidupan desa yang tetap harmonis, Sulawesi Utara akan terus berkembang dengan pendekatan pembangunan yang lebih terarah.(pr)
Editor : Pratama Karamoy