MANADOPOST.ID - Jumlah pencari kerja di Provinsi Sulawesi Utara pada tahun 2024 mencapai 12.760 orang, dengan mayoritas berasal dari lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Universitas. Berdasarkan data dari BPS Sulut dan Dinas Tenaga Kerja Provinsi Sulawesi Utara, tingkat pendidikan pencari kerja bervariasi, namun angka tertinggi berasal dari lulusan SMA umum dan kejuruan.
Dari total pencari kerja, sebanyak 5.011 orang merupakan lulusan SMA umum, sementara lulusan SMA kejuruan berjumlah 4.585 orang. Hal ini menunjukkan bahwa sebagian besar pencari kerja di Sulawesi Utara berasal dari tingkat pendidikan menengah atas. Di sisi lain, lulusan perguruan tinggi yang mencari pekerjaan juga cukup signifikan, yakni sebanyak 1.832 orang.
Menariknya, hanya sedikit pencari kerja yang berasal dari tingkat pendidikan lebih rendah, seperti lulusan Sekolah Dasar (167 orang) dan lulusan Sekolah Menengah Pertama (700 orang). Sementara itu, jumlah pencari kerja yang berasal dari lulusan akademi atau diploma tercatat sebanyak 465 orang.
Kondisi ini mencerminkan bahwa tingkat pendidikan memainkan peran penting dalam persaingan dunia kerja di Sulawesi Utara. Dengan meningkatnya jumlah lulusan SMA dan universitas yang mencari pekerjaan, persaingan antar pelamar semakin ketat, terutama di sektor-sektor yang membutuhkan tenaga kerja terampil dan berpendidikan tinggi.
Pemerintah daerah diharapkan dapat mengambil langkah strategis untuk meningkatkan penyerapan tenaga kerja, seperti menyediakan pelatihan keterampilan, mendorong program magang, serta mengembangkan sektor industri dan jasa yang dapat menyerap lebih banyak tenaga kerja. Selain itu, calon pencari kerja juga diimbau untuk terus meningkatkan kompetensi dan keterampilan guna meningkatkan daya saing di pasar tenaga kerja.
Dengan jumlah pencari kerja yang terus bertambah, sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan institusi pendidikan menjadi kunci untuk menciptakan peluang kerja yang lebih luas bagi masyarakat Sulawesi Utara.(pr)
Editor : Pratama Karamoy