Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Bolaang Mongondow Memimpin! Produsen Padi Terbesar di Sulawesi Utara

Pratama Karamoy • Kamis, 27 Maret 2025 | 08:00 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

MANADOPOST.ID - Produksi padi di Sulawesi Utara mengalami peningkatan signifikan pada tahun 2024 dibandingkan tahun sebelumnya. Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Sulut, total produksi padi di provinsi Sulawesi Utara mencapai 273.134,94 ton pada 2024, naik dari 238.193,41 ton pada 2023.

Photo
Photo

Kenaikan ini menjadi angin segar bagi sektor pertanian di Sulawesi Utara, yang selama ini terus berupaya meningkatkan produktivitas guna memenuhi kebutuhan pangan daerah serta mendukung ketahanan pangan nasional. Para petani di berbagai kabupaten dan kota di provinsi Sulut mengaku semakin optimis dengan hasil panen yang lebih baik, didukung oleh berbagai inovasi serta program bantuan dari pemerintah daerah.

Sejalan dengan itu, Dinas Pertanian Sulawesi Utara terus berupaya mengembangkan berbagai strategi guna meningkatkan produktivitas pertanian, termasuk memperbaiki sistem irigasi, memberikan akses yang lebih luas terhadap pupuk bersubsidi, serta meningkatkan penggunaan teknologi pertanian modern.

Kabupaten/Kota dengan Produksi Tertinggi

Kabupaten Bolaang Mongondow mencatat produksi padi tertinggi dengan 163.509,21 ton pada 2024, meningkat dari 134.663,90 ton pada tahun sebelumnya. Minahasa juga termasuk daerah dengan produksi besar, meskipun mengalami sedikit penurunan dari 32.171,46 ton menjadi 31.612,26 ton.

Selain itu, beberapa kabupaten lainnya seperti Minahasa Selatan dan Bolaang Mongondow Utara juga mengalami peningkatan produksi. Minahasa Selatan naik dari 12.119,92 ton menjadi 13.003,85 ton, sementara Bolaang Mongondow Utara meningkat dari 19.191,91 ton menjadi 23.311,47 ton.

Pertumbuhan di Wilayah Kota

Meskipun secara umum produksi padi lebih banyak dihasilkan di wilayah kabupaten, beberapa kota juga mengalami pertumbuhan produksi. Kota Manado, yang sebelumnya tidak memiliki data produksi pada 2023, mencatat produksi sebesar 38,13 ton pada 2024. Bitung mengalami lonjakan signifikan dari 87,15 ton menjadi 318,46 ton, sementara Tomohon dan Kotamobagu juga mencatat pertumbuhan.

Peningkatan produksi ini didorong oleh berbagai faktor, seperti penggunaan teknologi pertanian yang lebih modern, peningkatan infrastruktur irigasi, serta dukungan dari pemerintah daerah dalam bentuk subsidi pupuk dan pelatihan bagi petani.

Dengan tren positif ini, pemerintah daerah optimis bahwa produksi padi di Sulawesi Utara akan terus meningkat pada tahun-tahun mendatang. Berbagai program peningkatan produktivitas pertanian akan terus digalakkan, termasuk perluasan lahan sawah dan peningkatan akses petani terhadap sarana produksi.(pr)

Editor : Pratama Karamoy
#Sulut #Pertanian #gabah #Pangan