Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Daerah Mana yang Mendominasi Industri di Sulawesi Utara?

Pratama Karamoy • Selasa, 8 April 2025 | 12:54 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

MANADOPOST.ID - Sulawesi Utara terus menunjukkan geliat pertumbuhan sektor industrinya, khususnya pada kategori industri besar dan sedang. Berdasarkan data terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Utara dalam publikasi Sulawesi Utara Dalam Angka 2025, tercatat adanya peningkatan jumlah perusahaan besar dan sedang di wilayah tersebut dari tahun 2023 ke 2024.

Secara keseluruhan, jumlah perusahaan besar dan sedang di Sulawesi Utara meningkat dari 112 unit pada tahun 2023 menjadi 114 unit pada tahun 2024. Penambahan dua perusahaan ini mengindikasikan adanya iklim usaha yang cukup stabil, meskipun masih terkonsentrasi pada wilayah-wilayah tertentu.

Photo
Photo

Bitung, Kota Industri yang Terus Berkembang

Dari data tersebut, Kota Bitung mencatat pertumbuhan tertinggi, yakni dari 40 perusahaan pada tahun 2023 menjadi 44 perusahaan di tahun 2024. Bitung telah lama dikenal sebagai pusat industri dan pelabuhan di Sulawesi Utara, sehingga tidak mengherankan jika kota ini terus menarik investor dan pelaku industri besar.

Kota Manado, yang merupakan ibu kota provinsi, tetap stabil dengan 21 perusahaan pada dua tahun berturut-turut, menunjukkan konsistensi dalam menopang industri besar di daerah.

Wilayah Minahasa Masih Jadi Andalan

Minahasa Utara juga tercatat memiliki jumlah perusahaan yang tinggi, yaitu 19 unit dan tidak mengalami perubahan dari tahun sebelumnya. Sedangkan Kabupaten Minahasa Selatan mengalami penurunan tipis dari 11 menjadi 10 perusahaan.

Sementara itu, Kabupaten Minahasa dan Kabupaten Bolaang Mongondow masing-masing tetap stabil dengan 3 dan 2 perusahaan. Beberapa kabupaten lainnya, seperti Bolaang Mongondow Selatan, Bolaang Mongondow Timur, dan Kepulauan Siau Tagulandang Biaro, masih belum memiliki perusahaan besar maupun sedang yang tercatat.

Baca Juga: Distribusi Listrik Sulawesi Utara: Ketimpangan Antara Kota dan Daerah

Daerah Kepulauan Perlu Perhatian Khusus

Kabupaten kepulauan seperti Kepulauan Sangihe mengalami penurunan jumlah perusahaan dari 2 menjadi 1. Hal ini bisa mencerminkan adanya tantangan infrastruktur, logistik, atau kebijakan investasi yang perlu segera ditangani untuk mendorong pemerataan industri di daerah-daerah kepulauan.

Dari data tersebut terlihat bahwa pusat industri masih terkonsentrasi di kota/kabupaten tertentu. Dengan total 114 perusahaan yang tersebar di seluruh provinsi, sebagian besar masih berada di kota-kota besar seperti Bitung, Manado, dan Minahasa Utara. Pemerintah daerah diharapkan dapat memberikan insentif dan kemudahan investasi untuk mendorong pertumbuhan industri di daerah-daerah lain yang masih minim aktivitas industri besar.(pr)

Editor : Pratama Karamoy
#Sulut #industri #Manado Post