Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Warga Jawa Barat Terkonsentrasi di Bekasi Bogor dan Bandung, Ini Data Lengkapnya

Alfianne Lumantow • Rabu, 9 April 2025 | 15:24 WIB

Photo
Photo

MANADOPOST.ID- Penyebaran penduduk di Provinsi Jawa Barat tahun 2025 menunjukkan ketimpangan signifikan antar kabupaten dan kota. Berdasarkan data  Badan Pusat Statistik (BPS) dalam laporan “Jawa Barat Dalam Angka 2025”, jumlah penduduk di tingkat kabupaten/kota sangat bervariasi, dengan beberapa daerah mencatat angka yang jauh lebih tinggi dibandingkan wilayah lainnya.

Kabupaten Bogor menjadi daerah dengan penduduk terbanyak di Jawa Barat pada tahun 2025. Total jumlah penduduknya mencapai 5.721.618 jiwa, terdiri dari 2.930.563 laki-laki dan 2.791.055 perempuan.

Angka ini menjadikan Kabupaten Bogor sebagai daerah paling padat dalam skala provinsi, sekaligus penyumbang terbesar terhadap total populasi Jawa Barat.

Menyusul di posisi kedua adalah Kabupaten Bekasi, yang mencatat total penduduk sebesar 4.687.023 jiwa, sedangkan Kabupaten Bandung berada di posisi ketiga dengan 3.985.213 jiwa.

Ketiga kabupaten ini menempati urutan teratas dalam daftar jumlah penduduk tertinggi, menandakan konsentrasi populasi yang cukup besar di kawasan metropolitan dan sekitarnya.
Sementara itu, dari kategori kota (municipality), Kota Bekasi mencatat jumlah penduduk tertinggi yaitu 2.861.248 jiwa, diikuti oleh Kota Depok dengan 2.303.284 jiwa, dan Kota

Bandung sebesar 2.240.784 jiwa. Fakta ini memperkuat dominasi wilayah Jabodetabek dan Bandung Raya sebagai pusat pertumbuhan penduduk di Jawa Barat.

Namun di sisi lain, beberapa daerah memiliki jumlah penduduk yang jauh lebih kecil. Kabupaten Pangandaran, misalnya, hanya memiliki 466.494 jiwa pada tahun 2025, menjadikannya daerah dengan populasi paling sedikit di antara seluruh kabupaten/kota di Jawa Barat.

Perbandingan antara jumlah penduduk laki-laki dan perempuan juga terlihat cukup seimbang di hampir semua wilayah. Di kota-kota besar seperti Bekasi, Depok, dan Bandung, selisih jumlah laki-laki dan perempuan relatif kecil, mencerminkan kestabilan rasio gender dalam populasi perkotaan.

Data ini menggambarkan bahwa pertumbuhan penduduk di Jawa Barat masih terkonsentrasi di wilayah-wilayah strategis yang menjadi pusat aktivitas ekonomi dan industri. Hal ini membawa dampak besar terhadap kebutuhan infrastruktur, perumahan, transportasi, dan layanan publik.

Dengan total penduduk Jawa Barat tahun 2025 yang mencapai 50.759.003 jiwa, distribusi yang tidak merata ini menjadi tantangan tersendiri bagi perencana pembangunan daerah.

Pemerintah daerah diharapkan mampu menyusun strategi yang tepat untuk mendorong pemerataan pembangunan, khususnya di wilayah dengan jumlah penduduk rendah namun berpotensi tumbuh.

Editor : Clavel Lukas
#bandung #bogor #jawa barat #jabar #Jumlah Penduduk