Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Pariwisata Bangkit! Kunjungan Turis ke Sulawesi Utara Terus Naik 3 Tahun Berturut-turut

Pratama Karamoy • Kamis, 10 April 2025 | 11:00 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

MANADOPOST.ID - Pariwisata Sulawesi Utara menunjukkan tren pemulihan yang sangat positif pascapandemi COVID-19. Berdasarkan data terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS) Sulut, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Provinsi Sulut pada tahun 2024 mencapai 47.619 orang, naik signifikan dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat 47.363 wisman di 2023.

Angka ini juga menandai tahun kedua berturut-turut Sulut kembali mencatat lebih dari 40 ribu kunjungan setelah anjlok drastis pada periode pandemi, khususnya tahun 2021 yang hanya mencatat 15.239 kunjungan.

Photo
Photo

Jika melihat tren sejak 2008, kunjungan wisatawan asing ke Sulawesi Utara menunjukkan pertumbuhan yang sangat dinamis. Dalam kurun 2008–2019, grafik cenderung meningkat signifikan. Puncak tertinggi terjadi pada 2019 dengan total 129.587 kunjungan, hampir enam kali lipat dibandingkan tahun 2008 yang hanya 21.795 kunjungan.

Namun, pandemi COVID-19 membawa dampak besar. Pada 2020, meski sempat mencapai 23.031, tetapi kunjungan hanya berlangsung aktif di awal tahun. Tahun 2021 menjadi titik terendah dengan hanya 15.239 kunjungan. Namun sejak 2022, angka kembali naik tajam: dari 15.388 (2022), menjadi 47.363 (2023), dan 47.619 di tahun 2024.

Baca Juga: Wisatawan Asing ke Sulawesi Utara: Siapa Yang Mendominasi?

Meski angka 2024 belum menyamai pencapaian masa keemasan tahun 2019, tren kenaikan yang stabil selama tiga tahun terakhir memperlihatkan potensi pemulihan penuh dalam waktu dekat, apalagi dengan pembukaan kembali rute internasional dan promosi wisata maritim Sulut seperti Bunaken, Likupang, dan Lembeh.

Dari distribusi bulanan tahun 2024, kunjungan tertinggi terjadi pada September (4.791 orang), disusul oleh Oktober (4.674), dan Juli (4.743). Pola ini menunjukkan bahwa musim liburan pertengahan tahun dan awal musim gugur tetap menjadi periode favorit kunjungan wisatawan asing, terutama dari Eropa dan Asia Timur.

Baca Juga: Hotel Bintang di Sulawesi Utara Tumbuh Pesat! Wilayah Mana Yang Paling Ngebut?

Jika tren pertumbuhan ini berlanjut dan ditopang promosi yang agresif, konektivitas penerbangan yang membaik, serta stabilitas global, maka angka kunjungan wisatawan asing di 2025 berpeluang menembus kembali angka 50 ribu atau bahkan menyamai rekor tahun 2019.(pr)

Editor : Pratama Karamoy
#Sulut #Pariwisata #turis