MANADOPOST.ID - Bandara Internasional Sam Ratulangi menunjukkan geliat signifikan dalam pergerakan penumpang sepanjang tahun 2024. Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Sulut melalui Survei Transportasi Laut (SIMOPPEL), total penumpang yang melalui bandara ini tercatat mencapai 1.608.829 orang, yang terdiri dari 717.486 penumpang domestik datang, 689.207 penumpang domestik berangkat, serta 103.087 penumpang internasional datang dan 99.049 penumpang internasional berangkat.
Penumpang Domestik: Stabil, Namun Puncaknya Jatuh di Juni
Penumpang domestik masih menjadi tulang punggung utama trafik udara di Bandara Sam Ratulangi. Bulan Juni 2024 mencatatkan angka tertinggi untuk penumpang datang, yakni 93.965 orang, disusul bulan Desember dengan 74.759 penumpang.
Sementara itu, untuk keberangkatan domestik, bulan Juni juga mencatat angka tinggi yaitu 68.297 penumpang, menunjukkan adanya lonjakan perjalanan menjelang dan saat liburan sekolah.
Tren menunjukkan adanya peningkatan jumlah penumpang pada bulan-bulan musim libur, seperti Desember dan Juli, yang dipicu oleh momen libur akhir tahun dan sekolah.
Baca Juga: Jalan Aspal Dominasi Sulawesi Utara, Apakah Sudah Merata?
Penumpang Internasional: Terus Tumbuh Meski Masih di Bawah Domestik
Jumlah penumpang internasional meski belum menyamai pergerakan domestik, menunjukkan tren pertumbuhan yang konsisten. Bulan November dan Desember mencatat angka cukup tinggi untuk penumpang internasional datang, masing-masing 10.551 dan 10.706 orang.
Puncak keberangkatan penumpang internasional terjadi pada bulan Desember 2024, dengan total 11.052 penumpang, mengindikasikan peningkatan minat masyarakat untuk bepergian ke luar negeri saat liburan akhir tahun.
Namun perlu dicatat, bulan Juli menjadi anomali dengan angka kedatangan internasional hanya 1.334 dan keberangkatan 1.116. Penurunan tajam ini bisa jadi disebabkan oleh faktor teknis operasional atau pembatasan penerbangan sementara.
Total Penumpang Lebih dari 1,6 Juta: Bukti Pemulihan dan Antusiasme Masyarakat
Dengan total keseluruhan 1.608.829 penumpang, Bandara Sam Ratulangi menunjukkan kebangkitan sektor transportasi udara pascapandemi. Jumlah ini merepresentasikan antusiasme masyarakat baik untuk perjalanan bisnis, wisata, maupun keperluan pribadi.
Tren ini juga menandai peran penting Bandara Sam Ratulangi sebagai gerbang udara utama Sulawesi Utara, yang tidak hanya melayani rute domestik tapi juga semakin aktif dalam rute internasional, terutama dari dan ke negara-negara Asia Pasifik.
Melihat tren ini, diharapkan adanya peningkatan layanan dan infrastruktur bandara. Hal ini meliputi penambahan kapasitas terminal, perbaikan layanan kargo, hingga peningkatan sistem digitalisasi check-in dan boarding untuk mengantisipasi lonjakan penumpang di masa mendatang.(pr)
Editor : Pratama Karamoy