Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Waspada Kombinasi Makanan Ini! Kunyit Bisa Kehilangan Khasiatnya Jika Dikonsumsi Bersama 3 Bahan Ini

Deiby Rotinsulu • Senin, 14 April 2025 | 10:33 WIB

Ilustrasi.
Ilustrasi.

MANADOPOST.ID– Kunyit, rempah berwarna emas yang selama ini dikenal sebagai bahan dapur, ternyata menjadi salah satu pengobatan alami favorit di kalangan lansia di Amerika Serikat.

Popularitasnya didorong oleh kandungan kurkumin yang dipercaya memiliki efek antiinflamasi, meningkatkan kesehatan jantung, memperbaiki pencernaan, hingga melindungi fungsi kognitif.

Namun, banyak yang belum tahu bahwa kunyit tidak selalu efektif bila dikonsumsi bersamaan dengan makanan tertentu.

Jika Anda berusia di atas 60 tahun dan rutin mengonsumsi kunyit, ada tiga jenis makanan yang sebaiknya Anda hindari.

Kombinasi makanan ini tidak hanya dapat menghambat penyerapan kurkumin, tetapi juga bisa menyebabkan gangguan pencernaan atau mengurangi manfaat penyembuhan kunyit.

Berikut penjelasannya:

Tiga Makanan yang Harus Dihindari Saat Mengonsumsi Kunyit

1. Produk Olahan Susu

Produk olahan susu seperti keju olahan, yogurt rasa, krim bubuk, dan susu UHT mengandung bahan tambahan seperti pengawet, gula buatan, dan perasa sintetis.

Bahan-bahan ini dapat mengganggu pencernaan dan membuat kurkumin sulit diserap tubuh.

Selain itu, protein dalam susu dapat "mengikat" kurkumin, mencegahnya masuk ke sel tubuh yang membutuhkan manfaatnya.

Alternatif sehat: Ganti dengan susu nabati seperti susu almond tanpa pemanis, susu kelapa, atau susu gandum.

2. Makanan yang Mengandung Cuka Berlebih

Saus salad botolan, acar, saus tomat, dan mustard mengandung cuka yang tinggi kadar asamnya.

Lingkungan asam ini dapat memecah kurkumin sebelum tubuh memiliki kesempatan menyerapnya.

Bagi mereka yang memiliki masalah maag atau refluks asam, kombinasi ini justru dapat memperburuk kondisi lambung.

Saran: Pisahkan konsumsi makanan bercuka dari waktu mengonsumsi kunyit.

Gunakan dressing buatan sendiri yang lebih ramah bagi pencernaan, misalnya dengan minyak zaitun dan perasan lemon.

3. Sereal Manis dan Kue Panggang Bergula
Gula rafinasi dalam sereal manis dan makanan panggang bertolak belakang dengan fungsi kunyit yang antiinflamasi.

Sementara kunyit bekerja menenangkan peradangan, gula justru memicunya kembali.

Selain itu, gula juga mengganggu penyerapan nutrisi dalam tubuh.

Pengganti yang lebih sehat: Gunakan pemanis alami seperti madu mentah atau buah-buahan seperti pisang dan saus apel dalam olahan makanan Anda.

Tiga Bahan yang Justru Meningkatkan Khasiat Kunyit

Untungnya, ada beberapa bahan yang bisa membantu memperkuat efektivitas kunyit hingga berkali-kali lipat:

1. Lada Hitam
Mengandung piperin, senyawa alami yang terbukti meningkatkan penyerapan kurkumin hingga 2000%.

Cukup tambahkan sejumput lada hitam ke dalam makanan atau minuman yang mengandung kunyit.

2. Lemak Sehat
Kurkumin larut dalam lemak, sehingga mengonsumsinya bersama minyak zaitun, minyak kelapa, atau alpukat membantu penyerapan optimal oleh tubuh.

3. Madu Mentah
Selain memberi rasa manis alami, madu mentah memiliki efek antioksidan yang dapat bekerja sinergis dengan kunyit, tanpa efek merugikan seperti gula rafinasi.

Kunyit memang luar biasa, tapi hasilnya bisa sia-sia jika dikonsumsi sembarangan.

Hindari tiga makanan penghambat seperti produk olahan susu, makanan bercuka tinggi, dan makanan bergula.

Sebaliknya, kombinasikan kunyit dengan lada hitam, lemak sehat, dan madu mentah agar manfaatnya maksimal—dari menjaga persendian, melindungi jantung, hingga meningkatkan daya ingat.

Ingat, kunyit adalah rempah ajaib, tapi seperti obat, cara konsumsinya juga menentukan hasilnya. (*)

Editor : Gregorius Mokalu
#kunyit #bahaya #Makanan #Kombinasi