MANADOPOST.ID - Provinsi Sulawesi Utara mencatat aktivitas transportasi darat yang cukup dinamis sepanjang tahun 2024, berdasarkan data dari Dinas Perhubungan Daerah Provinsi Sulawesi Utara. Sebanyak 51.879 kendaraan tercatat masuk dan 46.927 kendaraan keluar dari sepuluh terminal tipe B yang tersebar di berbagai wilayah. Tak hanya kendaraan, jumlah penumpang yang naik dan turun di terminal-terminal ini juga mencapai angka signifikan, masing-masing 442.274 penumpang naik dan 346.186 penumpang turun.
Terminal Tondano mencatat jumlah kendaraan masuk tertinggi yaitu 8.802 unit, mengungguli terminal lainnya. Dari sisi penumpang, Terminal Karombasan sedikit memimpin dengan total 84.895 penumpang naik, mengungguli Terminal Paal 2 yang mencatat 84.350 penumpang naik. Ini menunjukkan tingginya peran dua terminal tersebut sebagai simpul mobilitas masyarakat, khususnya di kawasan urban dan sekitarnya.
Sementara itu, Terminal Airmadidi juga menunjukkan kontribusi penting dengan jumlah kendaraan masuk sebanyak 6.360 unit dan 29.699 penumpang naik. Terminal Tomohon dan Kawangkoan juga menjadi titik penting arus penumpang dengan masing-masing mencatat 64.566 dan 47.817 penumpang naik.
Baca Juga: Distribusi Logistik Udara Sulawesi Utara Dipimpin Bandara Sam Ratulangi!
Terminal Likupang mencatat volume kendaraan dan penumpang terendah dibanding terminal lainnya, dengan 1.465 kendaraan masuk dan 12.249 penumpang naik. Hal ini bisa mencerminkan skala atau frekuensi operasional yang lebih terbatas di wilayah tersebut, meskipun tetap menjadi bagian penting dari konektivitas lokal.
Secara keseluruhan, terminal-terminal di Sulawesi Utara memainkan peran krusial dalam menopang mobilitas masyarakat antar daerah. Data ini dapat menjadi dasar evaluasi dan pengembangan infrastruktur transportasi yang lebih merata, termasuk optimalisasi pelayanan di terminal-terminal dengan aktivitas tinggi serta peningkatan kapasitas pada terminal yang potensial.(pr)
Editor : Pratama Karamoy