Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Lebih dari 5 Juta Penduduk Jakarta Bekerja, Buruh dan Pegawai Mendominasi Dunia Kerja

Deiby Rotinsulu • Senin, 21 April 2025 | 15:55 WIB

Ilustrasi.
Ilustrasi.

MANADOPOST.ID– Dunia ketenagakerjaan di Provinsi DKI Jakarta sepanjang tahun 2024 menunjukkan dinamika yang menarik.

Berdasarkan data terbaru, jumlah penduduk usia 15 tahun ke atas yang aktif bekerja mencapai 5.107.775 orang.

Komposisi ini memberikan gambaran jelas tentang struktur ekonomi dan arah dominasi sektor pekerjaan di ibu kota.

Mayoritas penduduk yang bekerja merupakan buruh/karyawan/pegawai, dengan total mencapai 3.165.288 orang.

Kelompok ini menjadi tulang punggung utama sektor ketenagakerjaan Jakarta, tersebar di berbagai bidang seperti industri pengolahan, perdagangan besar dan eceran, jasa lainnya, serta sektor konstruksi.

Angka ini mencerminkan dominasi pekerjaan formal yang semakin menguat dalam struktur ekonomi perkotaan.

Selain pekerja formal, kelompok wiraswasta atau pelaku usaha sendiri juga mencatatkan angka yang cukup signifikan, yakni sebanyak 106.066 orang.

Mereka merupakan individu yang menjalankan usaha secara mandiri tanpa bantuan pekerja tetap maupun tidak tetap.

Jumlah ini menunjukkan tingginya semangat kewirausahaan di tengah masyarakat perkotaan yang semakin adaptif terhadap peluang usaha mandiri.

Kelompok pekerja bebas di sektor non-pertanian juga memiliki peran penting, dengan total 92.945 orang yang tersebar di berbagai sektor informal.

Jenis pekerjaan ini umumnya mencakup buruh lepas, pekerja proyek, jasa informal, dan bentuk pekerjaan fleksibel lainnya.

Sementara itu, pengusaha yang dibantu oleh buruh tetap tercatat sebanyak 34.822 orang.

Kehadiran kelompok ini menandai eksistensi usaha skala menengah yang tidak hanya menciptakan nilai ekonomi, tetapi juga memberikan lapangan kerja bagi masyarakat.

Meskipun tidak sebesar sektor pekerja formal, kontribusinya tetap penting dalam menciptakan ekosistem ketenagakerjaan yang beragam.

Di sisi lain, kategori pekerja keluarga tidak dibayar menjadi kelompok paling sedikit, yaitu 5.946 orang.

Angka ini menggambarkan bahwa bentuk pekerjaan berbasis keluarga cenderung menurun, seiring meningkatnya tuntutan ekonomi dan perubahan gaya hidup masyarakat kota yang lebih mengarah pada pekerjaan yang menghasilkan pendapatan tetap.

Dari segi lapangan pekerjaan utama, sektor industri pengolahan menjadi salah satu penyerap tenaga kerja terbesar dengan jumlah mencapai 571.665 pekerja.

Disusul oleh sektor perdagangan besar dan eceran serta jasa lainnya yang juga menunjukkan aktivitas ekonomi yang tinggi.

Ketiga sektor ini menjadi tulang punggung kegiatan ekonomi Jakarta dalam hal penyerapan tenaga kerja.

Secara keseluruhan, data ini memberikan gambaran bahwa Jakarta terus bergerak menuju struktur ketenagakerjaan yang modern.

Dominasi pekerjaan formal, meningkatnya minat terhadap usaha mandiri, serta keberagaman jenis pekerjaan menjadi ciri khas dari dinamika ekonomi ibu kota.

Dengan perkembangan ini, tantangan ke depan terletak pada bagaimana menciptakan lapangan kerja yang berkelanjutan, inklusif, dan adaptif terhadap perubahan zaman. (*)

Editor : Gregorius Mokalu
#Jakarta #dominasi #kerja #Buruh #pegawai