Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Madrasah Ibtidaiyah di Jawa Timur Masih Didominasi Sekolah Negeri, Total Murid Capai Lebih dari Satu Juta Siswa

Tesalonika Pontororing • Selasa, 22 April 2025 | 20:12 WIB
Photo
Photo

MANADOPOST.ID – Pendidikan dasar berbasis agama Islam di Jawa Timur menunjukkan dinamika yang cukup signifikan selama tahun ajaran 2023/2024, terutama di lingkup Madrasah Ibtidaiyah (MI) yang berada di bawah naungan Kementerian Agama.

Berdasarkan data terbaru BPS dari publikasi Jawa Timur Dalam Angka 2025, jumlah sekolah, guru, dan murid MI baik negeri maupun swasta di seluruh kabupaten/kota tercatat mengalami perubahan meski dalam skala yang relatif stabil.

Secara keseluruhan, jumlah sekolah MI di Jawa Timur pada tahun ajaran 2023/2024 mencapai 7.657 unit, meningkat dari 7.609 unit pada tahun ajaran sebelumnya. Dari total tersebut, sebanyak 146 sekolah merupakan MI negeri—jumlah yang tidak berubah dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara itu, MI swasta bertambah dari 7.463 menjadi 7.511 unit.

Kabupaten Sumenep menjadi wilayah dengan jumlah sekolah MI terbanyak yaitu 585 unit (2023/2024), disusul Bangkalan (374), dan Jember (267). Di sisi lain, Kota Blitar dan Kota Batu menjadi wilayah dengan jumlah sekolah MI paling sedikit, masing-masing hanya memiliki 2 unit.

Jumlah guru MI juga meningkat dari 84.835 pada tahun ajaran 2022/2023 menjadi 88.450 pada tahun ajaran 2023/2024. Dari total tersebut, 4.356 guru mengajar di MI negeri, sedangkan 84.094 guru berada di MI swasta. Kabupaten Sumenep menjadi wilayah dengan jumlah guru terbanyak yaitu 6.866 orang, diikuti oleh Sampang (4.834), dan Bangkalan (4.334).

Photo
Photo
Photo
Photo

Dari segi jumlah murid, Jawa Timur mencatat total 1.040.618 siswa MI pada tahun ajaran 2023/2024, meningkat dari 1.044.088 siswa pada tahun sebelumnya. Sebanyak 67.974 siswa belajar di MI negeri dan sisanya 972.644 siswa di MI swasta. Kabupaten Sumenep menduduki posisi tertinggi dalam jumlah murid MI dengan total 82.376 siswa, disusul Sampang (65.435), dan Bangkalan (62.785).

Kota dengan jumlah murid MI terendah adalah Kota Blitar dan Kota Batu dengan masing-masing 2.181 dan 3.780 murid. Data ini menunjukkan konsentrasi lembaga dan peserta didik MI masih tinggi di wilayah pedesaan dan kabupaten dengan populasi besar.

Berikut rincian data jumlah sekolah MI negeri dan swasta di seluruh kabupaten/kota di Jawa Timur tahun ajaran 2022/2023 dan 2023/2024:

Jumlah Sekolah MI Negeri dan Swasta (2023/2024):

Tertinggi: Sumenep (585), Bangkalan (374), Jember (267)

Terendah: Kota Blitar (2), Kota Batu (2), Kota Madiun (2)

Jumlah Guru MI (2023/2024):

Total: 88.450 (Negeri: 4.356, Swasta: 84.094)

Tertinggi: Sumenep (6.866), Sampang (4.834), Bangkalan (4.334)

Terendah: Kota Blitar (103), Kota Batu (93), Kota Pasuruan (235)

Jumlah Murid MI (2023/2024):

Total: 1.040.618 (Negeri: 67.974, Swasta: 972.644)

Tertinggi: Sumenep (82.376), Sampang (65.435), Bangkalan (62.785)

Terendah: Kota Blitar (2.181), Kota Batu (3.780), Kota Pasuruan (5.639)

Editor : Clavel Lukas
#Jatim #BPS #madrasah