MANADOPOST.ID - Provinsi Jawa Timur terus menunjukkan dinamika menarik dalam sektor pendidikan menengah atas. Data terbaru BPS tahun ajaran 2023/2024 dan 2024/2025 menunjukkan jumlah sekolah, guru, dan murid SMA di bawah naungan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi masih mencerminkan ketimpangan antara kabupaten/kota. Surabaya, Malang, dan Sidoarjo menjadi pusat pendidikan favorit dengan lonjakan jumlah murid dan guru yang signifikan, sementara beberapa kabupaten masih tertinggal dari sisi fasilitas pendidikan.
Pada tahun ajaran 2023/2024, jumlah total SMA di Jawa Timur mencapai 1.517 unit, yang terdiri atas 423 sekolah negeri dan 1.094 swasta. Tahun ajaran 2024/2025 menunjukkan penurunan tipis menjadi 1.516 sekolah, dengan 421 negeri dan 1.095 swasta. Penurunan jumlah sekolah negeri meskipun kecil, tetap menjadi catatan penting karena dapat berdampak pada akses pendidikan di wilayah-wilayah yang terpencil.
Jumlah guru mengalami kenaikan dari 34.811 orang pada tahun ajaran 2023/2024 menjadi 34.987 guru pada 2024/2025. Guru negeri menyumbang 21.353 orang, sementara guru swasta berjumlah 13.634 orang. Kota Surabaya menyumbang jumlah guru terbanyak yaitu 2.486 guru (1.499 negeri dan 987 swasta), disusul Malang dengan 1.227 guru dan Sidoarjo dengan 910 guru.
Di sisi jumlah murid, totalnya meningkat dari 548.681 siswa pada 2023/2024 menjadi 559.314 siswa pada 2024/2025. Surabaya menjadi kota dengan jumlah siswa terbanyak, yakni 52.861 siswa (34.538 negeri dan 18.323 swasta). Disusul oleh Malang dengan 28.536 siswa dan Sidoarjo dengan 26.126 siswa.
Beberapa kabupaten seperti Sampang dan Sumenep masih mencatatkan jumlah sekolah yang jauh lebih rendah dibandingkan daerah lain. Sampang hanya memiliki 17 SMA negeri dan 8 swasta, dengan total siswa 9.384 pada 2024/2025. Sumenep memiliki total 16 SMA dengan jumlah siswa 12.207.
Berikut adalah rincian lengkap jumlah SMA, guru, dan murid menurut kabupaten/kota:
Jumlah Sekolah SMA Negeri dan Swasta 2023/2024 – 2024/2025
Total Jawa Timur: 1.517 (2023/2024) dan 1.516 (2024/2025)
Sekolah Negeri: 423 (2023/2024) dan 421 (2024/2025)
Sekolah Swasta: 1.094 (2023/2024) dan 1.095 (2024/2025)
Jumlah Guru SMA Negeri dan Swasta 2023/2024 – 2024/2025
Total Jawa Timur: 34.811 (2023/2024) dan 34.987 (2024/2025)
Guru Negeri: 19.970 (2023/2024) dan 21.353 (2024/2025)
Guru Swasta: 14.841 (2023/2024) dan 13.634 (2024/2025)
Jumlah Murid SMA Negeri dan Swasta 2023/2024 – 2024/2025
Total Jawa Timur: 548.681 (2023/2024) dan 559.314 (2024/2025)
Murid Negeri: 351.429 (2023/2024) dan 358.962 (2024/2025)
Murid Swasta: 197.252 (2023/2024) dan 200.372 (2024/2025)
Kota dengan jumlah tertinggi pada 2024/2025:
Surabaya: 2.486 guru, 52.861 murid, 132 sekolah
Malang: 1.227 guru, 28.536 murid, 83 sekolah
Sidoarjo: 910 guru, 26.126 murid, 80 sekolah
Peningkatan jumlah guru dan siswa menunjukkan kepercayaan publik terhadap institusi pendidikan di daerah perkotaan yang semakin tinggi. Namun, tantangan pemerataan mutu pendidikan masih menjadi pekerjaan rumah besar bagi pemerintah provinsi Jawa Timur.
Ketimpangan jumlah sekolah dan sumber daya pendidik di antara kabupaten/kota bisa berdampak langsung terhadap kualitas pendidikan dan kesempatan belajar generasi muda di daerah terpencil.
Upaya pemerataan dan peningkatan sarana pendidikan menengah atas diharapkan dapat menjadi prioritas kebijakan pendidikan di tahun-tahun mendatang agar pembangunan sumber daya manusia benar-benar merata hingga pelosok Jawa Timur.
Editor : Clavel Lukas