Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Surabaya dan Malang Pimpin Jumlah Siswa dan Guru SMK di Jawa Timur

Tesalonika Pontororing • Rabu, 23 April 2025 | 15:22 WIB
Photo
Photo

MANADOPOST.ID--—Jumlah Murid SMK di Jawa Timur Tembus 785 Ribu Siswa, Surabaya Jadi Kota dengan Siswa Terbanyak. Pendidikan vokasi di Jawa Timur menunjukkan geliat pertumbuhan yang signifikan pada tahun ajaran 2024/2025. Berdasarkan data BPS "Jawa Timur Dalam Angka 2025", tercatat bahwa jumlah total Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di bawah Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi di seluruh kabupaten/kota se-Jawa Timur mencapai 2.160 sekolah, mengalami peningkatan dari 2.147 sekolah pada tahun ajaran sebelumnya.

Peningkatan ini ditopang oleh penambahan sekolah swasta yang naik dari 1.850 menjadi 1.861 sekolah, sedangkan sekolah negeri mengalami sedikit kenaikan dari 297 menjadi 299 sekolah.

Dari segi jumlah guru, total pengajar SMK di Jawa Timur bertambah dari 49.758 menjadi 48.839 orang. Meski terjadi sedikit penurunan total, namun jumlah guru negeri meningkat dari 20.154 menjadi 21.302, yang menunjukkan perhatian pemerintah terhadap penguatan kualitas pendidikan melalui sektor negeri.

Sementara itu, lonjakan signifikan terlihat pada jumlah murid. Pada tahun ajaran 2024/2025, jumlah murid SMK mencapai 785.967 siswa, naik dari 774.568 siswa pada tahun sebelumnya. Angka ini mengindikasikan minat tinggi masyarakat terhadap pendidikan kejuruan yang dinilai lebih siap menghadapi dunia kerja.

Secara wilayah, Kota Surabaya mencatat jumlah murid terbanyak dengan total 32.048 siswa pada tahun ajaran 2024/2025, disusul oleh Kabupaten Malang dengan 30.833 siswa, dan Kabupaten Sidoarjo dengan 28.176 siswa. Sementara itu, kabupaten/kota dengan jumlah murid paling sedikit adalah Kota Batu dengan 3.424 siswa.

Untuk jumlah guru, Surabaya juga memimpin dengan total 3.228 orang, diikuti Kabupaten Malang dengan 3.118 guru dan Sidoarjo sebanyak 2.955 guru. Fakta ini memperkuat posisi Surabaya sebagai pusat pendidikan vokasi di Jawa Timur.

Berikut adalah beberapa angka penting lainnya dari tahun ajaran 2024/2025:

Photo
Photo
Photo
Photo

Jumlah total sekolah: 2.160 (negeri: 299, swasta: 1.861)

Jumlah total guru: 48.839 (negeri: 21.302, swasta: 27.537)

Jumlah total murid: 785.967 (negeri: 352.075, swasta: 433.914)

Kabupaten/kota lain yang menonjol dari sisi jumlah siswa adalah Jember (36.081 siswa), Kediri (25.823 siswa), dan Tulungagung (20.338 siswa).

Sementara dari sisi jumlah sekolah, Jember memiliki jumlah sekolah terbanyak yakni 109 unit, disusul oleh Malang (105 sekolah), dan Surabaya (105 sekolah).

Perbandingan antar tahun ajaran menunjukkan bahwa beberapa daerah mengalami peningkatan pesat. Contohnya, Kabupaten Sidoarjo yang jumlah siswanya naik dari 27.353 menjadi 28.176 dan Kabupaten Mojokerto dari 12.929 menjadi 13.061.

Sebaliknya, terdapat pula daerah yang mengalami penurunan jumlah siswa, seperti Kabupaten Pamekasan dari 10.075 menjadi 9.970 dan Kota Mojokerto dari 6.460 menjadi 6.430.

Peningkatan jumlah sekolah dan siswa ini menjadi sinyal positif bagi dunia pendidikan vokasi di Jawa Timur. Namun, tantangan tetap ada, khususnya dalam pemerataan kualitas guru dan fasilitas pendidikan di seluruh kabupaten/kota.

Dengan peningkatan partisipasi dan kapasitas ini, SMK di Jawa Timur diharapkan mampu mencetak lulusan yang siap kerja dan mendukung pembangunan daerah berbasis keterampilan dan kompetensi.

Editor : Clavel Lukas
#Jatim #SMK #BPS