MANADOPOST.ID- Total jumlah Sekolah Menengah Atas (SMA) di Provinsi Jawa Barat untuk tahun ajaran 2024/2025 tercatat mencapai 1.820 sekolah, berdasarkan data BPS dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi yang dirilis melalui publikasi “Jawa Barat Dalam Angka 2025”.
Dari angka tersebut, 514 SMA merupakan sekolah negeri, sedangkan 1.306 lainnya adalah sekolah swasta.
Dominasi sekolah swasta terlihat sangat signifikan, mencakup sekitar 72 persen dari total keseluruhan SMA yang tersebar di seluruh kabupaten dan kota.
Wilayah dengan jumlah SMA tertinggi tercatat di Kabupaten Bogor dengan total 207 SMA, terdiri dari 45 sekolah negeri dan 162 swasta. Di posisi kedua ada Kabupaten Bandung dengan 200 sekolah dan diikuti oleh Kota Bandung dengan total 125 SMA.
Jumlah SMA swasta yang tinggi disebabkan oleh peran aktif masyarakat dan yayasan dalam menyediakan layanan pendidikan menengah.
SMA swasta tetap bisa mengikuti standar mutu nasional karena mereka memegang peranan besar dalam menampung lulusan SMP di Jawa Barat.
Beberapa daerah lainnya yang juga menunjukkan jumlah SMA yang besar antara lain Kabupaten Karawang dengan 164 SMA, Bekasi 127, dan Cianjur 105 sekolah. Sementara itu, wilayah dengan jumlah SMA paling sedikit adalah Kabupaten Pangandaran yang hanya memiliki 8 sekolah.
Data ini menunjukkan masih adanya kesenjangan ketersediaan sekolah di beberapa daerah. Pemerintah provinsi telah menyusun rencana strategis untuk meningkatkan akses pendidikan menengah di wilayah dengan jumlah sekolah yang masih minim.
Menariknya, jumlah sekolah dari tahun ajaran 2023/2024 ke 2024/2025 mengalami peningkatan, khususnya pada sektor swasta yang bertambah dari 1.254 menjadi 1.306 sekolah. Penambahan ini dinilai sebagai respons atas meningkatnya jumlah lulusan SMP dan tingginya permintaan masyarakat terhadap layanan pendidikan menengah.
Dengan semakin bertambahnya jumlah SMA di Jawa Barat, tantangan yang kini dihadapi adalah peningkatan kualitas pendidikan, ketersediaan tenaga pendidik berkualitas, serta pemerataan fasilitas pendidikan di seluruh daerah, agar semua siswa di Jawa Barat memiliki peluang belajar yang setara dan layak.
Editor : Clavel Lukas