MANADOPOST.ID - Provinsi Gorontalo, yang terletak di pesisir utara Pulau Sulawesi, memancarkan kekayaan geografis yang membentang dalam harmoni daratan dan lautan. Dengan luas total 12.025,15 km², Gorontalo terbagi menjadi lima kabupaten dan satu kota, masing-masing dengan karakteristik wilayah yang unik dan potensi yang beragam.
Kabupaten Pohuwato muncul sebagai wilayah terluas di provinsi ini, mencakup 4.370,36 km² atau sekitar 36,34% dari total luas Gorontalo. Dengan pusat pemerintahan di Marisa, Pohuwato juga tercatat sebagai daerah dengan jumlah pulau terbanyak kedua, yaitu 52 pulau. Kekayaan alam Pohuwato, dari garis pantainya hingga hutan dan lahan pertanian, menjadikan kabupaten ini sebagai salah satu lumbung sumber daya alam Gorontalo.
Menyusul Pohuwato, Kabupaten Gorontalo yang beribu kota di Limboto memiliki luas 2.160,36 km² atau 17,97% dari total provinsi. Sebagai salah satu pusat ekonomi dan budaya, Kabupaten Gorontalo memainkan peran vital dalam konektivitas antarwilayah.
Di posisi berikutnya, Kabupaten Bone Bolango dengan pusat di Suwawa menguasai 1.888,99 km² atau 15,71% dari total luas. Kabupaten ini dikenal dengan keindahan alamnya, termasuk Danau Perintis dan kawasan konservasi hutan.
Baca Juga: UMP 2025: Sulawesi Utara Unggul di Pulau Sulawesi
Kabupaten Boalemo, yang beribu kota di Tilamuta, memiliki luas 1.830,87 km² (15,23%) dan mengelola 20 pulau di wilayahnya. Boalemo dikenal dengan potensi kelautan dan agrikultur yang menjadi tumpuan ekonomi lokal.
Kabupaten Gorontalo Utara (Kwandang) meliputi 1.703,63 km², sekitar 14,17% dari luas provinsi. Menariknya, Gorontalo Utara tercatat sebagai daerah dengan jumlah pulau terbanyak di provinsi ini, yaitu 55 pulau, mempertegas potensi besar sektor maritim dan pariwisata bahari di kawasan ini.
Sementara itu, Kota Gorontalo, satu-satunya kota administratif di provinsi ini memiliki luas hanya 70,93 km², atau 0,59% dari keseluruhan provinsi. Walaupun kecil dalam ukuran geografis, Kota Gorontalo berfungsi sebagai pusat pemerintahan, perdagangan, pendidikan, dan layanan publik, menjadi jantung denyut aktivitas di Gorontalo.
Dalam totalitasnya, Provinsi Gorontalo memiliki 127 pulau, sebagian besar tersebar di wilayah Kabupaten Gorontalo Utara dan Pohuwato. Ini membuka peluang besar untuk pengembangan sektor pariwisata bahari, perikanan, dan konservasi ekosistem laut yang berkelanjutan.
Dengan memahami peta wilayah, luas daratan, dan potensi sumber daya, Gorontalo siap melangkah menuju pembangunan berkelanjutan yang tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pelestarian lingkungan dan kesejahteraan masyarakatnya.(pr)
Editor : Pratama Karamoy