Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Jumlah Mahasiswa di Jawa Barat Tahun Ajaran 2024 Capai 856.961, Turun Sedikit Dibanding Tahun Sebelumnya

Alfianne Lumantow • Selasa, 29 April 2025 | 16:25 WIB
Photo
Photo

MANADOPOST.ID- Jumlah mahasiswa di Jawa Barat pada tahun ajaran 2024 tercatat mencapai 856.961 orang, mengalami sedikit penurunan dibanding tahun sebelumnya yang mencatat 860.014 mahasiswa.

Data ini merupakan hasil rekapitulasi dari berbagai jenis perguruan tinggi, termasuk akademi, politeknik, institut, dan universitas, baik negeri maupun swasta, sebagaimana dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Barat dalam publikasi tahunannya.

Dari total tersebut, mahasiswa di perguruan tinggi negeri berjumlah 221.248 orang, meningkat dari tahun sebelumnya yang mencapai 214.591 orang. Sebaliknya, jumlah mahasiswa di perguruan tinggi swasta justru mengalami penurunan dari 645.423 orang pada 2023 menjadi 635.713 orang pada 2024.

Kota Bandung menempati posisi puncak sebagai wilayah dengan jumlah mahasiswa terbanyak, yakni 305.412 orang, terdiri dari 94.739 mahasiswa di kampus negeri dan 210.673 di kampus swasta. Daya tarik Bandung sebagai kota pendidikan tetap kuat. Fasilitas, reputasi, dan keberadaan perguruan tinggi ternama seperti ITB, Unpad, dan UPI membuat Bandung jadi tujuan utama kuliah.

Sementara itu, Kabupaten Sumedang menjadi penyumbang terbanyak dari wilayah kabupaten, dengan jumlah mahasiswa mencapai 53.415 orang pada 2024. 

Kota Bekasi juga menjadi wilayah metropolitan lain yang cukup dominan, mencatat 28.890 mahasiswa, dengan dominasi mahasiswa swasta. Perguruan tinggi swasta di Bekasi tumbuh pesat karena didukung industri dan dunia kerja yang luas. Banyak lulusan SMA langsung kuliah di sekitar tempat tinggal mereka sambil kerja.

Namun tidak semua wilayah mengalami peningkatan. Beberapa daerah seperti Kabupaten Bogor dan Kota Sukabumi mencatat penurunan kecil dalam jumlah mahasiswa negeri maupun swasta. Akademisi dari Universitas Pakuan, faktor ekonomi dan ketersediaan beasiswa turut memengaruhi dinamika ini. Saat beasiswa menurun, minat kuliah ke luar kota juga berkurang.

Secara keseluruhan, peningkatan jumlah mahasiswa negeri menunjukkan adanya perbaikan akses dan minat terhadap pendidikan tinggi berkualitas di sektor publik. Namun demikian, peran perguruan tinggi swasta tetap signifikan, terutama dalam menyerap lulusan SMA/SMK yang tersebar di daerah perkotaan.

Editor : Clavel Lukas
#Mahasiswa #jawa barat