Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Fasilitas Rumah Sakit di Gorontalo Meningkat, Sudah Cukup?

Pratama Karamoy • Senin, 19 Mei 2025 | 07:00 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

MANADOPOST.ID - Upaya pemerataan fasilitas kesehatan di Provinsi Gorontalo mulai menunjukkan geliat positif dalam lima tahun terakhir. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Gorontalo dalam Gorontalo Dalam Angka 2025, jumlah desa dan kelurahan yang memiliki rumah sakit meningkat dari 17 lokasi pada tahun 2020 menjadi 19 lokasi pada 2024.

Meski peningkatan ini terbilang kecil secara kuantitatif, namun dari segi persebaran, ada sinyal positif bahwa daerah pinggiran mulai mendapat perhatian lebih dalam hal pembangunan sarana kesehatan strategis.

Photo
Photo

Kota Stabil, Kabupaten Bergerak

Kota Gorontalo, sebagai pusat administratif dan ekonomi provinsi, tetap menjadi daerah dengan rumah sakit terbanyak, yakni 7 desa/kelurahan memiliki fasilitas ini pada 2024, meskipun jumlahnya turun dari 8 pada 2020. Fakta ini menunjukkan bahwa peningkatan akses rumah sakit terjadi bukan di pusat, melainkan di wilayah kabupaten.

Salah satu peningkatan signifikan terjadi di Kabupaten Pohuwato dan Kabupaten Gorontalo Utara, yang semula hanya memiliki 1 desa/kelurahan dengan rumah sakit pada 2020, kini masing-masing memiliki 2 lokasi pada 2024.

Kabupaten Gorontalo sendiri menjadi daerah dengan pertumbuhan paling konsisten: dari 3 lokasi sejak 2020, kini menjadi 4 lokasi pada 2024, menyumbang peningkatan tertinggi dibandingkan kabupaten/kota lain.

Stagnasi di Beberapa Wilayah

Sementara itu, Kabupaten Boalemo dan Kabupaten Bone Bolango mencatatkan angka yang tidak berubah, masing-masing tetap memiliki 2 lokasi yang memiliki rumah sakit selama lima tahun terakhir. Hal ini menimbulkan pertanyaan soal efektivitas pemerataan layanan kesehatan di wilayah tersebut.

Tren Positif yang Harus Dijaga

Kenaikan dari 16 ke 19 lokasi dalam kurun waktu tiga tahun terakhir (2021–2024) memang patut diapresiasi, terutama jika ditinjau dari sisi komitmen pemerintah daerah dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat di bidang kesehatan.

Namun, angka total ini masih sangat kecil dibandingkan jumlah desa dan kelurahan yang ada di Provinsi Gorontalo, sehingga dibutuhkan dorongan lebih lanjut untuk membangun sarana rumah sakit yang menjangkau masyarakat di wilayah-wilayah pelosok.

Baca Juga: Bagaimana Fasilitas SD di Gorontalo? Yuk Cek!

Meskipun pembangunan fisik rumah sakit penting, tantangan lain yang harus diatasi adalah kualitas layanan dan ketersediaan tenaga medis. Banyak rumah sakit di daerah memiliki keterbatasan dokter spesialis, alat kesehatan canggih, dan sistem rujukan yang belum terintegrasi baik.

Maka dari itu, perlu strategi jangka panjang yang menyeluruh: tidak hanya membangun gedung, tapi juga memperkuat layanan, meningkatkan SDM kesehatan, serta membangun sistem transportasi dan komunikasi antarwilayah.(pr)

Editor : Pratama Karamoy
#Kesehatan #faskes #Manado Post #Gorontalo