MANADOPOST.ID– Kasus kecelakaan tabrak lari di wilayah DKI Jakarta sepanjang tahun 2023 menimbulkan korban jiwa yang cukup tinggi.
Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) DKI Jakarta, tercatat sebanyak 74 orang meninggal dunia, 173 luka berat, dan 1.202 luka ringan, sehingga total korban mencapai 1.449 orang.
Dari data yang dirinci berdasarkan wilayah hukum kepolisian di DKI Jakarta, wilayah Jakarta Timur menjadi daerah dengan korban terbanyak, yaitu 403 orang, dengan rincian 12 meninggal dunia, 92 luka berat, dan 299 luka ringan.
Berikut rincian jumlah korban tabrak lari di tiap wilayah:
- Subdit Bin Gakkum: 5 meninggal, 12 luka berat, 184 luka ringan — total 201 korban
- Satlantas Wil. Jakarta Pusat: 9 meninggal, 8 luka berat, 189 luka ringan — total 206 korban
- Satlantas Wil. Jakarta Utara: 32 meninggal, 2 luka berat, 221 luka ringan — total 255 korban
- Satlantas Wil. Jakarta Barat: 16 meninggal, 40 luka berat, 61 luka ringan — total 117 korban
- Satlantas Wil. Jakarta Selatan: - meninggal, 24 luka berat, 242 luka ringan — total 272 korban
- Satlantas Wil. Jakarta Timur: 12 meninggal, 92 luka berat, 299 luka ringan — total 403 korban
- Satlantas Wil. Kepulauan Seribu: Tidak ada data
Data ini mencerminkan bahwa kecelakaan tabrak lari masih menjadi masalah serius di ibu kota, terutama karena jumlah korban luka ringan dan berat cukup besar.
Total keseluruhan korban mencapai 1.449 jiwa dengan distribusi yang sangat timpang antar wilayah.
Pihak kepolisian diharapkan meningkatkan pengawasan serta penindakan terhadap pengendara yang tidak bertanggung jawab, demi menekan angka kecelakaan lalu lintas dan memberikan rasa aman bagi pengguna jalan di Jakarta. (*)
Editor : Gregorius Mokalu