Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

KB di Gorontalo: Bukan Lagi Pilihan, Tapi Kebutuhan Masa Depan

Pratama Karamoy • Selasa, 27 Mei 2025 | 08:00 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

MANADOPOST.ID - Pemerintah Provinsi Gorontalo terus memperkuat infrastruktur layanan kesehatan reproduksi dan keluarga berencana. Berdasarkan data terbaru dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Gorontalo, tercatat sebanyak 164 Klinik Keluarga Berencana (KKB) dan 729 Pos Pelayanan Keluarga Berencana Desa (PPKBD) tersebar di seluruh kabupaten/kota di provinsi Gorontalo.

Photo
Photo

Data ini mencerminkan komitmen kuat pemerintah dalam menjangkau seluruh lapisan masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan, untuk meningkatkan kesadaran dan akses terhadap program keluarga berencana.

Sebaran Klinik dan Pos KB di Setiap Wilayah

Kabupaten Gorontalo mencatatkan jumlah tertinggi dengan 37 KKB dan 205 PPKBD. Disusul oleh Kabupaten Bone Bolango dengan 28 KKB dan 165 PPKBD, serta Kabupaten Gorontalo Utara dengan 32 KKB dan 123 PPKBD. Sementara itu, Kota Gorontalo sebagai pusat urban memiliki 30 KKB namun hanya 50 PPKBD, mencerminkan pola distribusi pelayanan yang lebih terkonsentrasi di fasilitas klinik.

Kabupaten Pohuwato dan Boalemo masing-masing memiliki 21 dan 16 KKB, dengan 104 dan 82 PPKBD. Angka-angka ini menunjukkan bahwa meskipun terdapat perbedaan jumlah antara wilayah, cakupan layanan tetap menjangkau daerah-daerah terpencil.

Peran Strategis PPKBD di Tingkat Desa

Pos Pelayanan Keluarga Berencana Desa (PPKBD) memainkan peranan krusial dalam mendekatkan layanan kepada masyarakat desa. Dengan total 729 PPKBD di Provinsi Gorontalo, keberadaan pos-pos ini menjadi ujung tombak penyuluhan dan edukasi seputar kesehatan reproduksi, kontrasepsi, serta perencanaan keluarga yang sehat.

Petugas PPKBD yang sebagian besar adalah kader desa, memiliki pemahaman lokal yang baik sehingga mampu memberikan pendekatan yang personal dan efektif dalam mengubah pola pikir masyarakat mengenai pentingnya keluarga berencana.

Fasilitas KKB untuk Pelayanan Medis Profesional

Klinik Keluarga Berencana (KKB) sendiri merupakan fasilitas yang menyediakan layanan medis langsung seperti pemasangan alat kontrasepsi, konsultasi kesehatan reproduksi, hingga layanan pemeriksaan berkala. Dengan total 164 KKB yang tersebar di seluruh provinsi, masyarakat kini memiliki akses yang lebih mudah dan aman untuk mendapatkan layanan kesehatan reproduksi secara profesional.

Baca Juga: Kesehatan Bukan Hanya Dokter: Ini Potret SDM Non-Medis di Gorontalo

Langkah strategis ini sejalan dengan tujuan nasional untuk membentuk keluarga yang sehat, produktif, dan sejahtera. Pemerintah Provinsi Gorontalo, melalui kolaborasi dengan BKKBN dan perangkat daerah lainnya, terus berupaya memastikan bahwa setiap pasangan usia subur memiliki informasi dan akses terhadap layanan KB.

Dengan cakupan layanan yang merata dan dukungan dari tenaga kesehatan serta kader masyarakat, Provinsi Gorontalo menunjukkan langkah progresif dalam memperkuat pondasi kesejahteraan keluarga.(pr)

Editor : Pratama Karamoy
#Kesehatan #keluarga berencana #Manado Post #Gorontalo #KB