MANADOPOST.ID - Di tengah dinamika keamanan yang terus berubah, keberhasilan aparat kepolisian dalam menuntaskan kasus kejahatan menjadi indikator penting yang mencerminkan efektivitas penegakan hukum. Data dari Provinsi Gorontalo Dalam Angka 2025 memperlihatkan tren positif pada tingkat penyelesaian kejahatan di wilayah ini selama tiga tahun terakhir, meskipun masih terdapat variasi signifikan antarwilayah.
Secara provinsi, tingkat penyelesaian kasus kriminal atau clearance rate mencapai 74 persen pada tahun 2024. Angka ini sedikit menurun dari tahun sebelumnya yang mencatat 76 persen, namun tetap lebih tinggi dibanding tahun 2022 yang hanya mencapai 55 persen.
Prestasi gemilang datang dari Polres Gorontalo Utara. Wilayah ini mencatat lonjakan luar biasa dalam tingkat penyelesaian kasus, dari hanya 38 persen pada 2022 menjadi 94 persen pada 2024. Ini adalah capaian tertinggi di antara seluruh polres di Provinsi Gorontalo, menandakan peningkatan tajam dalam efisiensi penanganan kasus.
Meskipun mengalami sedikit penurunan dari 109 persen pada 2023 menjadi 91 persen pada 2024, Polres Kota Gorontalo tetap menunjukkan performa yang solid dan konsisten dalam penyelesaian kasus. Angka yang sempat melebihi 100 persen pada tahun sebelumnya menunjukkan bahwa mereka juga menuntaskan kasus-kasus dari tahun-tahun sebelumnya.
Polres Boalemo menunjukkan tren positif dengan peningkatan bertahap dari 58 persen pada 2022 menjadi 73 persen di tahun 2024. Sementara itu, Polres Gorontalo juga mencatat kenaikan signifikan dari 34 persen menjadi 79 persen dalam kurun waktu yang sama.
Baca Juga: Peta Penyakit Menular: Daerah Mana Paling Rentan di Gorontalo?
Sebaliknya, Polres Bone Bolango mengalami penurunan dari 86 persen di tahun 2023 menjadi hanya 56 persen pada 2024. Tren menurun juga terjadi di Polres Pohuwato, dari 62 persen menjadi 47 persen. Kondisi ini menunjukkan tantangan yang perlu segera ditangani agar kinerja kepolisian tetap merata di seluruh wilayah.
Sebagai pengelola keamanan di tingkat provinsi, Polda Gorontalo mencatat peningkatan kinerja dari 47 persen pada 2022 menjadi 76 persen pada 2024. Capaian ini menunjukkan adanya penguatan koordinasi dan supervisi terhadap kepolisian resor yang berada di bawahnya.
Dengan tingkat clearance rate provinsi yang stabil di atas 70 persen, Provinsi Gorontalo menunjukkan bahwa sistem penegakan hukum semakin membaik. Namun, ketimpangan kinerja antarwilayah masih menjadi tantangan. Beberapa wilayah mencatat peningkatan yang sangat positif, sementara lainnya justru mengalami penurunan. Pemerataan kapasitas sumber daya manusia dan sarana pendukung menjadi prioritas penting.(pr)
Editor : Pratama Karamoy