MANADOPOST.ID - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa sektor rumah tangga merupakan pengguna energi terbesar di Indonesia. Dalam visualisasi data terbaru, tercatat bahwa sebanyak 92,90 persen konsumsi energi nasional berasal dari rumah tangga. Angka ini menunjukkan dominasi yang sangat tinggi dibandingkan sektor-sektor lainnya.
Di posisi kedua, sektor niaga/perdagangan (trading) menyumbang 5,65 persen dari total konsumsi energi. Meski jauh di bawah rumah tangga, angka ini menunjukkan bahwa aktivitas komersial juga memberikan kontribusi cukup signifikan terhadap penggunaan energi di Indonesia.
Sektor lainnya yang turut menyumbang penggunaan energi adalah:
-
Badan Sosial (Social Institution): 0,79 persen
-
Industri (Industry): 0,37 persen
-
Instansi Pemerintah (Government): 0,19 persen
-
Lainnya (Others): 0,10 persen
Data ini menggambarkan bahwa penggunaan energi oleh instansi pemerintah maupun sektor industri masih sangat kecil jika dibandingkan dengan kebutuhan energi rumah tangga.
Tingginya konsumsi energi rumah tangga menandakan pentingnya edukasi masyarakat mengenai efisiensi energi. Pemerintah dan pemangku kebijakan diharapkan dapat merancang strategi penghematan energi dengan fokus pada perilaku konsumsi di sektor rumah tangga.
Selain itu, sektor niaga dan sosial juga patut menjadi perhatian dalam upaya pengurangan penggunaan energi, mengingat kedua sektor ini secara akumulatif menyumbang lebih dari 6 persen konsumsi nasional.
Dengan meningkatnya kesadaran akan keberlanjutan dan efisiensi energi, data ini bisa menjadi landasan penting bagi penyusunan kebijakan energi nasional di masa depan. (*)
Editor : Tanya Rompas